Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemprov Sulbar Berharap BPS Tingkatkan Kerjasama Dengan OPD

Sekprov Sulawesi Barat, Ismail Zainuddin memukul gong sebagai tanda pembukaan secara resmi Rapat Teknis Daerah Pimpinan BPS Kabupaten. (Ft:Hms Pemprov Sulbar)

Mamuju, Katinting.com – Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin berharap BPS Provinsi Sulbar dapat meningkatkan kerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Lingkup Pemprov Sulbar dalam melakukan pembenahan data statistik sektoral, baik di tingkat Provinsi maupun di Kabupaten .

Itu disampaikan pada acara Pembukaan Rapat Teknis Daerah (Ratekda) BPS Sulbar yang berlangsung di salah stau hotel di Mamuju, Selasa (18/04). Harapannya dengan begitu, keberadaan BPS di daerah, tidak saja membantu menyediakan data statistik, akan tetapi lebih dari itu dapat meningkatkan edukasi dan pemahaman tentang data-data statistik sektoral.

Sambung, sejalan dengan semangat perubahan, yang telah dicanangkan Pemprov Sulbar melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental, dimana pada gerakan tersebut  harus berani  melayani, berani bersih, berani tertib, berani mandiri, serta berani bersatu.

“Untuk memastikan ada tidaknya kemajuan dari kegiatan tersebut, dibutuhkan data statistik sebagai ukuran. Data Sensus Ekonomi 2016 (SE2016) nantinya akan dijadikan sebagai dasar pijakan dan rajukan arah pembangunan oleh pemerintah daerah khususnya bidang ekonomi. Melalui data tersebut pemerintah daerah akan mengelaborasi lebih dalam tentang jumlah kegiatan ekonomi baik menurut kategori maupun menurut skala usaha,” kata Ismail Zainuddin.

Lebih lanjut disampaikan, walaupun secara umum capaian pembangunan lebih baik dari angka nasional, namun demikian masih didapati capaian beberapa indikator di bawah angka nasional diantaranya, kemiskinan, IPM, kematian ibu, kematian bayi, dan angka perkawinan usia dini.

Sekprov Ismail Zainuddin juga mengemukakan, bahwa keragaman data yang tersedia di Sulawesi Barat relatif masih terbatas. Oleh karena itu, kehadiran BPS diharapkan dapat  memperkaya keragaman dan jenis data agar lebih mudah melakukan pengamatan dan evaluasi program-program pembangunan hingga wilayah yang lebih kecil.

Kepala BPS Sulbar, Suntono menyampaikan  bahwa  Ratekda  tahun 2017 diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari Ratekda di Bandung  yang digaris besarkan yaitu melakukan koordinasi  dan  konsolidasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 sekaligus persiapan reles hasil listing, melakukan evaluasi  dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat  dengan menyediakan data untuk Statistik yang lebih baik, serta merumuskan perubahan  dan percepatan mainset  secara terus-menerus  dengan melakukan perbaikan  budaya kerja  didalam mendukung  revormasi birokrasi  dan terkait Ratekda.

Sekretaris Utama  BPS RI, Dedi Walujadi mengemukakan bahwa pengunggulan lokal bagaimana cara Sulbar bisa membangun dengan mengantisipasi mengggunakan asset untuk mengembangkan usaha dan sumber daya manusianya tenaga kerja memiliki aspek dengan di 2017.

Selain dihadiri oleh Sekprov Sulawesi Barat, Ismail Zainuddin, Sekretaris Utama BPS RI, Dedi  Walujadi , Kepala BPS Sulbar, Suntono , Kepala BKKBN Sulbar, Andi Rita Mariani serta undangan peserta rapat teknis daerah Kabupaten Mamuju dengan Kabupaten Majene. (ADV/Humas/Ilham)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat