Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemkot Bontang Jadikan Gerakan Kebersihan Prioritas Pembangunan Lingkungan

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris turun langsung membersihkan sampah di sekitar wilayah RT 12 Kelurahan Tanjung Laut Indah. (Dok. Prokopim)

Katinting.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menegaskan komitmennya menempatkan kebersihan sebagai prioritas pembangunan. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, saat membuka Gerakan Pungut Sampah “Bersih untuk Merdeka” yang diinisiasi World Cleanup Day (WCD) Kota Bontang, Minggu (10/8/2025) pagi.

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Tanjung Laut Indah itu menjadi simbol sinergi antara pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dalam menekan persoalan sampah. Setelah apel pembukaan, ratusan peserta bergerak melakukan aksi pungut sampah di sekitar wilayah RT 12 Kelurahan Tanjung Laut Indah.

Dirinya bilang, gerakan tersebut bukan hanya agenda seremonial dalam menyambut HUT RI ke-80, melainkan langkah nyata untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat. Ia menyebut kebersihan sebagai salah satu fondasi menuju kota yang maju dan berdaya saing.

“Kita ingin Bontang menjadi kota yang bersih, tertib, dan nyaman. Kalau lingkungan kita kotor, mustahil kita bisa bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Menurutnya, program 100 Hari Pemerintah Kota Bontang menempatkan gerakan kebersihan sebagai langkah awal pembangunan. Selain menggerakkan perangkat daerah, Pemkot juga menggandeng perusahaan seperti PT KPI, komunitas, pelajar, dan masyarakat umum untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

Pun iamenyoroti kondisi pasar dan sungai di Bontang yang masih dipenuhi sampah plastik. Ia menilai persoalan ini perlu diselesaikan dengan kesadaran kolektif, dimulai dari rumah tangga.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot akan menggelar lomba kebersihan antar-pemerintahan dan meluncurkan Gerakan Kebersihan Kota secara resmi pada 12 Oktober mendatang. Program ini, kata dia, akan dijalankan secara berkelanjutan dengan dukungan lintas sektor.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan PT KPI, perangkat kelurahan, mahasiswa KKN Universitas Mulawarman, komunitas sosial dan lingkungan, organisasi kepemudaan, serta pelajar. Pada acara pembukaan, Wawali menyerahkan piagam penghargaan kepada mahasiswa KKN yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. (Re)

Share: