banner 728x90

 

pertemuan antara Pemkab Mamuju Asisten II Pembangunan Dengan Rombongan Pemkab Buleleng Diruang Rapat Kerja Sekkab Mamuju
Pertemuan antara Pemkab Mamuju Asisten II Pembangunan Dengan Rombongan Pemkab Buleleng diruang Rapat Kerja Sekkab Mamuju

Mamuju, Katinting.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng Provinsi Bali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka kerja sama antar daerah, tentang penyelenggaraan program transmigrasi lokasi unit Pemukiman Transmigrasi (UPT), di Sinyonyoi Kabupaten Mamuju. Kamis (24/11).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Mamuju, telah disambut baik oleh  Asisten II pembangunan Pemkab Mamuju, Artis Efendi,  Selain mengapresiasi Kunker yang dilakukan Pemkab Buleleng, Asisten II juga memaparkan Mamuju secara geografis dan administrasi kepada rombongan.

“Luas wilayah Kabupaten Mamuju kurang lebih 5.000 km persegi dan terdiri dari 11 kecamatan, dua diantaranya berada di daerah pegunungan, satu kecamatan di daerah kepulauan dan delapan kecamatan berada di pesisir pantai, Selain itu, di Mamuju juga terdapat 13 Kelurahan dan 88 Desa,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ditahun kemarin kita telah mengusulkan ke pusat untuk program Kota Mamuju, dan saat ini kita sedang proses, karena melihat skala Nasional sisa 3 Provinsi di Indonesia yang belum memiliki kota yakni Sulbar, Papua dan Kalimantan Utara, jelasnya.

Jumlah rombongan Pemkab Buleleng ke Mamuju sebanyak 7 orang beserta staf. Made Arya Sukerta Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Buleleng mengatakan, tujuan kami melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Mamuju adalah untuk membangun kerjasama dibidang Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT).

“Tujuan kunjungan kerja kami ke Pemkab Mamuju adalah untuk finalisasi yang sebelumnya dilakukan perjanjian kerjasama  dibidang transmigrasi, sekalipun hari ini kami melakukan perpindahan penduduk dari Kabupaten Buleleng ke Kabupaten Mamuju, dan nantinya itu akan menjadi warga Mamuju, dan mudah-mudahan kehadiran mereka disini bisa memberikan kontribusi dalam kemajuan daerah ini,” harap Made.

Ia juga menambahkan, alasan kami  melakukan transmigrasi adalah untuk mengurangi jumlah penduduk di daerah kami. “Karena didaerah kami ini sangat sesak, dari 9 Kecamatan dengan jumlah penduduk 800 ribu jiwa,” tambahnya.

Lanjut juga ia mengatakan tentu harapan kami nantinya setelah transmigrasi ini selesai, mereka bisa berintegrasi seperti yang dilakukan sebelumnya, dan dengan bersama pemerintah disini mereka bisa memberikan sebuah power.

Serta ia sangat berharap kedepannya Mamuju ini bisa maju pesat, meski baru terbangun. Tutup Made. (Syaifuddin)

 

Bagikan
Deskripsi gambar...