
Pasangkayu, Katinting.com – Bupati Agus Ambo Jiwa meresmikan Lounge Pelayanan Publik, Pojok Konsultasi dan Klinik Perencanaan di kantor Bappeda Pasangkayu. Ruang ini dinamai Lounge Pelayanan Publik, Pojok Konsultasi Perencanaan dan Klinik Perencanaan di kantor Bappeda Pasangkayu.
Ruangan ini lebih representatif, pasalnya didesain khusus ala ruang tunggu atau lobi hotel. Ini sebagai langkah strategis untuk optimalisasi mutu pelayanan publik di lingkup pemda.
Hadirnya ruang seperti ini, tamu (masyarakat) dapat bercengkerama dengan para staf ataupun kepala SKPD secara langsung, sehingga diharapkan publik dapat merasa puas terhadap pelayanan birokrasi yang selama ini dinilai sebagian masyarakat belum memadai.
Staf Khusus Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Desa, Muliadi Saleh saat mengawali acara mengatakan bahwa pelayanan yang baik harus memiliki unsur dari tiga dimensi pembangunan yang termaktub dalam nawajiwa (sembilan agenda pokok) pembangunan Pemda Pasangkayu, yakni Pembangunan SDM dan Daya Saing, Pembangunan Kemajuan Daerah serta Pelayanan Publik.
Nantinya siapapun bisa datang, baik masyarakat umum ataupun dari SKPD di lounge pelayanan publik akan langsung disuguhkan dengan makanan ringan dan minuman hangat kopi atau teh.
Dan tak lupa bagi para Kepala Desa, Camat dan kepala SKPD disediakan pojok konsultasi perencanaan yang ingin berkonsultasi tentang perencanaan. Di samping itu, bagi yang membutuhkan data kemiskinan, e-musrembang dan potensi daerah serta data lainnya dapat mengakses langsung ke ruang pojok kosultasi dan klinik perencanaan yang telah disiapkan.
Ide ini tidak lepas dari pokok fikiran Bupati Pasangkayu Agus Ambo Jiwa yang dijabarkan oleh Firman selaku kepala Bappeda Pasangkayu menjadi inovasi baru dan lebih maju di Pasangkayu demi peningkatan pelayanan publik.
Peresmian ini dimulai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Agus Ambo Jiwa. Acara tersebut dihadiri seluruh kepala SKPD lingkup pemda dan Saifuddin Baso serta Aksan Yambu masing-masing ketua komisi II dan III DPRD Pasangkayu.
“Kita harus memiliki wawasan demi kepentingan pelayanan publik. Karena di era keterbukaan serta era reformasi semua harus disajikan secara terbuka kepada siapapun terkhusus lagi bagi wartawan untuk mengetahui segala informasi yang berkaitan dengan pembangunan. Mulai dari proses perencanaan hingga penganggaran yang disertai dengan pemanfaatan dan tujuan,“ kata Agus di sela peresmian lounge di kantor Bappeda Pasangkayu, Kamis (23/3).
Agus menambahkan, Bappeda sebagai percontohan dalam peningkatan pelayanan publik, sebab Bappeda (bidan litbang) merupakan tulang punggung seluruh perencanaan pembangunan daerah.
Kemudian ke depannya, Bupati Agus berharap seluruh SKPD dapat melakukan hal yang sama demi perubahan peningkatan pelayanan masyarakat, agar semua bisa mengetahui kegiatan SKPD sebagai bentuk transparansi publik.
Lebih lanjut, Agus berpesan untuk merubah mindset (pola fikir) semua harus punya jiwa yang bersih dan tulus dalam berprilaku dan melayani agar orang luar yang datang di daerah ini dapat merasa nyaman. (Arham Bustaman)







