Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Minim Armada dan Tenaga Pemilah, UPT Kebersihan Kutim Tetap Jalankan Target Harian  

Katinting.com, Sangatta – Kekurangan tenaga dan armada tak membuat UPT Kebersihan Sangatta Utara Dinas Lingkungan Hidup (SLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhenti melayani masyarakat. Meski dihadapkan dengan keterbatasan sarana dan sumber daya manusia, Jurianto selaku kepala UPT memastikan target kebersihan tetap dijalankan setiap hari.

“Saat ini truk amrol kita cuma satu, tapi harus melayani dua regu, pagi dan sore. Jadi kalau terlambat satu jam saja, sudah banyak laporan dari warga,” ungkapnya.

Selain itu, UPT juga masih kekurangan sekitar 20 tenaga kerja, terutama di bagian pemilah sampah di TPST.

“Yang ada sekarang 42 orang, dan masih kurang minimal 20 lagi. Karena yang di pemilahan itu ujung tombak, kalau dikurangi malah masalah makin besar,” katanya.

Kendati begitu, Jurianto tidak ingin menambah jam kerja petugas karena beban fisik yang berat.

“Kerja pemilah itu kelihatannya sederhana, tapi tenaganya luar biasa. Jadi kami sesuaikan jam kerja, tidak diporsir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kekurangan tenaga membuat pembagian shift menjadi kurang ideal.

“Harusnya ada tambahan satu regu malam dari jam 12 sampai subuh, tapi sekarang belum bisa karena tenaga terbatas,” tambahnya.

Meski menghadapi tantangan, UPT Kebersihan terus berkomitmen menjaga pelayanan publik. “Namanya pelayanan, enggak bisa bilang tidak. Kita harus tetap jalan walau dengan kondisi terbatas,” tutupnya.(Adv)

Share: