Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Langkah Tenang Hj. Nirmalasari dan Manifesto yang Menggetarkan GTM Hosyana

Mamuju Tengah, Katinting.com – Langkah tenang Hj. Nirmalasari Aras menyapa hadiri yang menyambutnya di pelataran Gereja Toraja Mamasa (GTM) Jemaat Hosyana, Tobadak, Selasa siang (24/06). Ketua DPRD Mamuju Tengah itu hadir memenuhi undangan rapat tahunan persekutuan kaum bapa,bukan sekadar tamu kehormatan, melainkan sebagai representasi suara publik yang berdialog dengan iman.

Acara pun segera dimulai. Di antara gemuruh doa dan lantunan kidung, Nirmalasari naik ke podium. Senyumnya mengikat, tangannya menyapa hangat para panitia dan panantua gereja. Tapi pesannya tak sekadar basa-basi.

“Peran bapak-bapak bukan hanya di mimbar gereja, tapi dalam setiap napas rumah tangga,” ujarnya, suara mantap memotong hening.

Ia menegaskan, teladan hidup kaum bapa dari kejujuran hingga tanggung jawab adalah fondasi yang menentukan masa depan generasi.

“Dalam iman Kristen, kepala keluarga adalah pelindung sekaligus pembawa obor kebenaran.”

Napasnya sebentar terhenti, lalu ia melanjutkan dengan nada lebih dalam

“Keluarga yang kokoh melahirkan masyarakat tangguh. Masyarakat tangguh membangun bangsa bermartabat.” Kalimat itu menggema, seakan menantang zaman yang kian menggerus nilai-nilai.

Di bagian penutup, pidatonya berubah menjadi semacam manifesto.

“Gereja harus jadi mercusuar, bukan sekadar tembok tempat beribadah,” tegasnya.

Ia mendorong persekutuan kaum bapa tak hanya berdiskusi tentang ritual, tapi juga menjadi agen perubahan menyebarkan keadilan, memupuk kepedulian, dan menyalakan harapan di tengah dunia yang kerap suram.

“Di era yang serba terburu-buru, justru nilai-nilai kesucianlah yang akan mengingatkan kita pada manusiawi,” tutupnya, merangkum seluruh kegelisahan dan harapan dalam satu tarikan napas.

Puas mendengar sambutan itu, hadirin bertepuk tangan. Tapi yang tersisa bukan hanya aplaus melainkan pertanyaan, siapkah kaum bapa memikul tugas mulia ini. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat