Mamuju Tengah, Katinting.com – Memasuki hari ketiga pencarian korban terseret air laut, Tim SAR Gabungan masih berfokus pada area tempat awal mula korban dinyatakan terseret.
Kepada laman ini, Kepala BPBD Mamuju Tengah Sigit menyampaikan beberapa design pencarian korban Wawan Kurniawan, pemuda dari Desa Tinali, Kecamatan Budong – Budong, Mamuju Tengah, yang hilang terseret air laut usai menolong rekannya yang lebih awal terseret namun selamat.
“Jadi hari ini pencarian hari ketiga, melibatkan tidak kurang 33 orang personil tim pencari gabungan, ditambah 5 perahu nelayan yang melibatkan dalam pencarian, namun area pencarian masih area awal korban terseret” ungkap Sigit. Kamis (06/03)
Baca juga; BreakingNews: Hendak Selamatkan Rekannya, Seorang Pemuda Terseret Air
Ia menjelaskan mengapa tim gabungan putuskan melakukan pencarian diarea awal mula korban terseret, sebab berdasarkan pemantauan sonar oleh SAR Mamuju, terdeteksi jika sekitar area awal terseret korban, terdapat valung dalam dengan variasi kedalaman beragam.
“Jadi hasil pantauan sonar, tim SAR Mamuju, menemukan valung dengan kedalaman dari 5 meter, 10 meter, bahkan ada yang sampai 100 meter dalamnya, sebab itu tim fokusnya di area awal hilangnya korban” jelas Sigit.
Akan tetapi satu dua personil dikerahkan melakukan penyusuran berdasarkan arah arus laut yakni arah utara barat laut, paling jauh hingga 3 kilometer dari titik pencarian awal.
“Jadi kami juga menggerakan satu dua orang personil ke arah utara barat laut, mengikuti arah arus laut” beber Sigit.
Namun Ia juga mengeluarkan larangan tegas kepada masyarakat dan keluarga korban yang ingin melibatkan diri dalam pencarian, untuk koordinasi dengan tim. Sebab temuan sonar dari SAR Mamuju, selain kondisi sekitar area kejadian ada beberapa valung dalam.
“Sonar juga menangkap adanya pergerakan hewan predator jenis buaya air asin, dengan tubuh yang sudah sangat besar, sehingga untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, maka siapapun yang ingin melibatkan diri, agar tetap koordinasi” himbau Sigit.
Karena sonar SAR Mamuju menangkap adanya pergerakan hewan predator yang cukup besar berupa seekor buaya, maka pencarian korban ini juga akan melibatkan pawang buaya.
“Kami juga sudah diskusikan, akan mengajak pawang buaya” pungkas Sigit. (Fhatur Anjasmara)






