Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Komisi A DPRD Bontang Soroti Ribetnya Aplikasi Layanan Puskesmas, Siap Bawa Aspirasi ke Kemenkes

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Hery Keswanto. (Dok. Humas Setwan)

Katinting.com, Bontang – Komisi A DPRD Kota Bontang menyoroti sejumlah persoalan layanan kesehatan dalam kunjungan kerja ke Puskesmas Bontang Selatan dan Bontang Utara selama dua hari terakhir. Ketua Komisi A, Hery Keswanto, menyebut temuan di lapangan akan menjadi bekal untuk memperjuangkan aspirasi daerah ke Kementerian Kesehatan dalam waktu dekat.

Salah satu sorotan utama adalah keluhan soal penggunaan berbagai aplikasi digital yang membingungkan pasien.

“Di Bontang Selatan kemarin, warga harus mengisi banyak aplikasi hanya untuk satu kasus. Itu tidak efisien dan membebani,” katanya, Selasa (8/7/2025).

Menurutnya, sistem aplikasi layanan kesehatan saat ini perlu disederhanakan dan disinkronkan. Ia menyebut hal ini menjadi tantangan besar di era digital, terutama jika tidak ada koordinasi antarlembaga pusat dan daerah.

“Saya ini jurusan informatika, jadi cukup paham. Tim kami bahkan keliling untuk menghimpun data dan masukan dari petugas IT puskesmas. Nanti semua ini kami sampaikan ke kementerian agar aplikasi bisa cukup satu pintu,” tegasnya.

Selain itu, Komisi A juga menampung permintaan pihak puskesmas agar dukungan anggaran dari pusat dan provinsi bisa lebih diperhatikan. Meski Pemkot Bontang telah menunjukkan komitmennya, sinergi dengan pemerintah pusat dinilai masih perlu ditingkatkan.

“Insyaallah dari sisi anggaran daerah aman. Tapi untuk kebutuhan lebih luas, seperti alat kesehatan atau aplikasi terintegrasi, perlu dorongan dari pusat,” paparnya.

Dalam pertemuan itu juga dibahas peluang dukungan dari perusahaan melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Hery menyebut bahwa Forum TJSL yang melibatkan perusahaan besar seperti PKT dan KNI bisa digerakkan untuk mendukung sektor kesehatan. (Re)

Share: