Katinting.com, Bontang – Kota Bontang baru-baru ini mendapat kehormatan sebagai salah satu percontohan dalam program anti korupsi di Kalimantan Timur. Ini merupakan bagian dari upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel di berbagai wilayah Indonesia.
Pada Rabu (7/8/2024), KPK melakukan kunjungan ke Kota Bontang, meninjau langsung beberapa dinas penting, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Mall Pelayanan Publik (MPP). Kunjungan ini menegaskan komitmen Bontang dalam menjalankan pemerintahan yang bersih dari praktik-praktik korupsi.
Andi Faizal Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Kota Bontang, mengungkapkan rasa bangganya atas terpilihnya Bontang sebagai percontohan. Menurutnya, langkah ini tidak lepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota untuk memperbaiki sistem pelayanan publik dan memangkas birokrasi yang berpotensi menjadi celah korupsi.
“Kami sepakat bahwa tidak ada ruang untuk korupsi dalam pemerintahan. Berbagai langkah telah diambil, seperti penerapan pelayanan satu pintu yang efektif dan efisien, sebagai bentuk nyata dari upaya pencegahan korupsi di Bontang,” ujar Andi Faizal.
Lebih lanjut, Andi Faizal menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemkot Bontang dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pemerintahan yang bersih. Ia menilai, program anti korupsi yang dijalankan KPK di Bontang adalah bentuk pengakuan atas usaha bersama yang telah dilakukan oleh DPRD dan Pemkot selama lima tahun terakhir.
Menurut Andi Faizal, Bontang terpilih berdasarkan sejumlah indikator yang menunjukkan tata kelola keuangan daerah yang baik. Proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan anggaran yang dijalankan oleh DPRD dan Pemerintah Kota telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga menjadikan Bontang layak menjadi percontohan.
“Ini adalah hasil kerja keras bersama. Kami berharap, dengan terpilihnya Bontang, semangat anti korupsi dapat semakin tertanam di kalangan aparatur pemerintah dan masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Kalimantan Timur untuk mengikuti jejak ini,” tambahnya.
Terpilihnya Bontang sebagai percontohan diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk mendorong penerapan pemerintahan yang bersih dan berintegritas, tidak hanya di Bontang, tetapi juga di seluruh Kalimantan Timur.






