Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kolaborasi Bapperida-DJPb, Lawan Kesenjangan, Target Pacu Ekonomi Sulbar ke 6%

Mamuju, Katinting.com – Seperti kapten yang memandu kapal di lautan badai anggaran, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menguatkan perannya mengawal arah pembangunan. Langkah ini mendukung visi Gubernur Suhardi Duka yang ambisius: pertumbuhan ekonomi 5,5-6 persen sepanjang 2026.

Kolaborasi strategis dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Sulawesi Barat menjadi ujung tombak. Fokusnya? Sinkronisasi perencanaan berbasis data akurat dengan pengelolaan anggaran tepat sasaran, agar tak ada rupiah yang menguap sia-sia.

Pertemuan krusial digelar Kamis (23/1/2026) di ruang kerja Kepala Bapperida Sulbar. Kepala Bapperida, Amujib, bertemu Kepala Kanwil DJPb Sulbar, Tjahjo Purnomo. Agenda utama: perencanaan data-driven dan ketepatan alokasi dana sebagai pemicu percepatan ekonomi.

Amujib tegas menegaskan posisi Bapperida sebagai pengemudi utama. “Integrasi data lintas sektor dan keselarasan dokumen perencanaan dengan eksekusi anggaran adalah kunci dampak nyata bagi rakyat,” katanya. Ia menambahkan, “Setiap rupiah harus selaras prioritas daerah dan visi Gubernur. Penguatan data sektoral jadi pondasi kebijakan akurat, terukur, hasil-oriented—bukan sekadar angka di kertas.”

Diskusi mengungkap isu kritis: koordinasi intensif distribusi anggaran. Sinergi ini diharap lancarkan arus kas tepat waktu, tepat sasaran, minimalkan jurang antara rencana pusat dan kebutuhan lokal—masalah kronis yang kerap jadi biang kelanjutan kemiskinan struktural di daerah.

Lewat penyelarasan matang ini, Pemprov Sulawesi Barat incar iklim pembangunan efektif, efisien, berkelanjutan. Kolaborasi lintas instansi jadi fondasi tingkatkan kualitas belanja daerah, pacu pertumbuhan ekonomi, dan angkat kesejahteraan warga Sulbar. (*/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat