banner 728x90

Jakarta, Katinting.com – Dittipidkor Bareskrim Polri telah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) tahun anggaran 2018 di Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Erdi Adrimulan Chaniago, mengonfirmasi bahwa kedua tersangka adalah TA, mantan Kadis PU Kota Balikpapan tahun 2016-2018, dan FI, seorang ASN BPK RI (Kasub Auditorat Kaltim I BPK-RI Perwakilan Kaltim tahun 2017-2019).

Menurut Erdi, penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada tanggal 7 Februari. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a dan huruf b Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kasus ini bermula dari pelimpahan kasus dugaan suap pengurusan DID oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 16 Agustus 2023. Pada 8 Januari 2024, status perkara ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Erdi menjelaskan bahwa pada Maret 2017, Walikota Balikpapan saat itu, RE, meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mencari cara meningkatkan anggaran DID Kota Balikpapan untuk tahun 2018. Akhirnya, anak buah RE, yaitu MM yang menjabat sebagai Kepala BPKAD, meminta bantuan FI, anggota BPK perwakilan Kaltim, untuk meningkatkan anggaran DID.

FI kemudian menghubungi YP, seorang ASN di Kemenkeu, yang mengarahkan agar Pemkot Balikpapan mengajukan surat usulan DID. “Saudara YP akhirnya menghubungi RS yang juga ASN di Kemenkeu yang mengklaim bisa mencairkan dan mengarahkan agar Pemkot Balikpapan mengajukan surat usulan DID,” kata Erdi.

Lebih lanjut, Erdi menyebut bahwa Pemkot Balikpapan mengirimkan surat usulan DID, dan FI menyampaikan kepada TA bahwa Kota Balikpapan mendapatkan dana sebesar Rp26 miliar. Namun, untuk mencairkan dana tersebut, YP dan RS meminta uang sebesar 5 persen atau sekitar Rp1,36 miliar. TA mengiyakan permintaan tersebut sebagai imbalan pengurusan DID.

Uang tersebut kemudian diserahkan kepada YP dan RS melalui FI. Kasus ini terus dikembangkan oleh Dittipidkor Bareskrim Polri untuk mengungkap keterlibatan pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasus ini.

(*/ed:Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here