oleh

Kampung Zakat Janjikan Kesejahteraan, Anggota Kelompok Beri Apresiasi

banner 728x90

 

Mateng, Katinting.com – Kampung Zakat yang pertama dan satu satunya di Sulawesi Barat, mendapatkan apresiasi dari warga kelompok sasaran di Kampung Zakat.

Saat laman ini mencari tahu sejauh apa harapan dan apresiasi masyarakat atas Kampung Zakat, yang ada di Desa Kambunong, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah, ditemui sejumlah fakta pengakuan dari anggota kelompok sasaran.

Salah satunya dari anggota Kelompok Dasa Wisma di pusat Desa Kambunong, Irma, Selasa (14/06) menyampaikan kehadiran program Baznas melalui pembinaan dan pemberdayaan di Kampung Zakat, memberikan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Katanya, program Kampung Zakat ini, memberikan dampak pengembangan kesejahetaraan bagi anggota kelompok, karena kelompok mendapatkan bantuan sarana prasarana sesuai dengan kebutuhan dari kelompok

“Seperti kelompok Dasa Wisma kami, sudah mendapatkan bantuan barang Blender, Kompor Gas, Gilingan Kerupuk dan Mesin Jahit, hanya saja memang belum di operasikan karena belum ada bantuan modal” kata Irma.

Akan tetapi Ia tetap memberikan apresiasi atas program Kampung Zakat ini, karena berdampak pemberdayaan yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakar di Kampung Zakat.

“Tinggal kemudian kiranya ada bantuan modal usaha kepada kami, agar kami bisa memanfaatkan sarana prasarana yang kelompok kami sudah dapatkan, karena program ini benar benar akan berdampak baik kedepan” beber Irma.

Terpisah salah seorang anggota kelompok Keramba di Kampung Zakat Alkautsar, menyampaikan kesyukurannya atas program Kampung Zakat, karena memberikan prospek masa depan yang menjanjikan, melalui usaha keramba ikan ini.

“Alhamdulillah sekarang sudah jalan, meski masih belum maksimal, karena keterbatasan modal usaha, sehingga ada dua petak keramba kami, baru satu petak kami isi karena kekurangan bibit” ungkap Alkautsar.

Ia menuturkan bahwa kelompok karamba tempatnya bergabung menjadi anggota kelompok saat ini sudah mengelola keramba apung dari program Baznas di Kampung Zakat, kelompoknya mendapatkan kurang lebih 20 drum pelastik, bentang jaring, dan atap untuk bangunan keramba.

“Saat ini sudah dimanfaatkan, karena kami juga sempat mendapatkan bantuan bibit ikan, mulai ikan sunu, kakap putih, dan beberapa jenis ikan yang layak di pelihara di keramba, tentu semua ini sangat menjanjikan masa depan yang bagi kami anggota kelompok di Kampung Zakat ini” tutur Alkausar.

Untuk itu Ia berharap kiranya, ada perhatian serius baik dari Baznas maupun dari Kemenag, akan pengelolaan Kampung Zakat ini, agar masyarakat yang tergabung dalam kelompok yang melaksanakan program usaha baik perikanan, kerajinan tangan, peternakan, wisata dan sejenisnya, benar benar berdaya.

“Kalau masyarakat di Kampung Zakat berdaya, tentu kesejahteraan kami akan meningkat dan masa depan kami akan cerah, karenanya kami berharap kiranya, apa yang di mulai di sini, jangan setengah setengah, harus serius, sebab kami ketahui persis, hanya Kambunong yang masuk dalam kajian teknis menjadi kampung yang cocok jadi Kampung Zakat” pungkas Alkautsar.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan
banner 728x90

Komentar