Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Jarah Konter HP di Topoyo, Mamuju Tengah, Ditangkap di Luyo, Polewali Mandar

Para pelaku penjarahan yang masih status remaja, berserta barang buktinya, yang diperlihatkan polisi ke publik. (dok Ist)

Mamuju Tengah, Katinting.com – Empat remaja rata rata berusia 15 tahun terpaksa dibekuk oleh tim Opsnal Sat Reskrim Polres Mamuju Tengah, karena ketahuan telah melakukan penjarahan di salah satu konter HP di Topoyo, Mamuju Tengah, Selasa, (28/05) lalu.

Remaja yang masih masuk kategori dibawah umur ini, merupakan remaja yang berdomisili di Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, dan menyandang status pelajar.

Kronologi kejadian, berawal dari ulah keempat pelaku yang masih remaja tersebut, telah menjarah sebuah konter HP di Topoyo Mamuju Tengah, akhir Mei 2024 lalu, dan pihak konter pun melaporkan kejadian, kemudian tim melakukan penyelidikan hingga penyidikan, hingga olah TKP.

Hasil penyidikan kemudian teridentifikasi jumlah pelaku sebanyak 4 orang, yang telah melakukan penjarahan dengan cara membobol konter HP masuk melalui jendela, yang terlebih dahulu menggunting terali besi pada konter, lalu membuka etalase.

Berbekal kesimpulan identifikasi, aparat segera melakukan pengejaran, terhadap keempat pelaku hingga ke Desa Pussui Barat, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, dan pada Kamis (30/05) petugas berhasil mengamankan keempat pelaku, sejak Kamis dinihari hingga Kamis Subuh.

Kepada laman ini, Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah Iptu Fredy menyampaikan modus operansi keempat pelaku yang masih menyandang status pelajar, dengan cara masuk melalui jendela konter.

“Dan setelah berhasil, keempat remaja tersebut, menggasak sebanyak 46 unit HP, beserta membawa satu motor Honda Scoopy” ujar Fredy.

Ia menuturkan keempat pelaku masing masing inisial AM (15), A (16), PA (15), dan M (15), beserta barang buktinya, berupa 46 unit HP, satu motor curian, dan satu unit motor yang digunakan, telah disita oleh petugas sebagai barang bukti.

“Dan para pelaku, telah di amankan di Mapolres Mamuju Tengah, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya” tutur Fredy.

Dari kejadian di atas, Polres Mamuju Tengah, meminta masyarakat kiranya, menyampaikan segera laporan dan informasi, yang dapat membantu kepolisian dalam mengungkapkan kejahatan yang terjadi di sekitar.

“Tentu ini berkenan dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mengingatkan agar seluruh pihak lebih waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan” pungkas Fredy. (**/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat