Eko dari Polmark saat memberi penjelasan terkait perolehan hasil surveinya
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Polmark konsultan politik ABM-Enny mengatakan hasil quick qount yang diterima sampai saat ini 97,5 persen dan menggunakan sampel 200 TPS di Sulbar.

“Penghitungan cepat ini dilakukan tanggal 15 Februari dan setelah pukul 17.00 kita closing untuk perhitungan Quick qount kemarin di posisi 95 persen. Sampai sekarang ini dalam posisi sudah 97,5 persen data ini real. Kurang 2,5 persen, yang tentu saja nilainya sudah kecil. beberapapun yang masuk tidak akan signifikan mempengaruhi perubahan angka pada perhitungan cepat kita,” ucap Eko Bambang Subiantoro di Konferensi pers di Markas Pemenangan Komunitas Banteng Muda (KBM) ABM-ENNY, Arena cafe jalan atiek Soetedja. Kamis (16/02).

Dari 200 TPS yang di jadikan sampel oleh tim survei Polmark ini, di menangkan oleh pasangan nomor urut tiga, dengan 39,46 persen. Dengan partisipasi pemilih di Sulbar 76,99 persen. Dari margin of error 1 persen, dirinya juga mengatakan bisa naik hingga 40 persen dan turun 38 persen.

“Dari 200 TPS ini, itu artinya kita mempunyai margin of eror 1 persen. Posisi saat ini untuk paslon nomor urut 1, itu diangka 35,33 persen. Paslon nomor 2, 25,21 persen dan nomor urut 3, 39,46 persen. Dengan tingkat partisipasi pemilih di Sulbar yaitu 76,99 persen. Itu berdasarkan hitungan kami. Ini sudah angka yang sudah cukup maksimal untuk konteks perhitungan suara. Ini pengalaman kami di sejumlah wilayah di Indonesia, pengalaman kalau sudah masuk 97 persen ini sudah mulai menunjukkan angka stabil. Angka stabil berada pada kisaran 60-70 persen. Itu sudah angkanya diatas antara 40 dan 39 persen saja,” jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan prosedur penyebaran sampel yang di lakukan oleh tim survei Polmark di 200 TPS di Sulbar.

“Quick qount sendiri kami lakukan di 200 TPS di Sulbar. Yang jumlahnya terdistribusi secara proporsional diseluruh kabupaten berdasarkan besaran jumlah penduduk. Sehingga semakin besar jumlah penduduk, itu akan semakin besar jumlah TPS yang menjadi sampel. Artinya, 200 itu kami sebar secara statistik random untuk bisa masuk ke TPS-TPS mana yang melakukan pengambilan sampel”.

Meski menjadi konsultan politik dari pasangan ABM-Enny, dirinya mempertegas tidak mengunggulkan paslon ABM-Enny secara sistematik dan dramatik karena menyangkut dengan etika dari tim Survei Polmark.

“Karena Polmark di sini menyajikan apa adanya tanpa kita punya pretensi sendiri. Kami sebagai konsultan politik ABM-ENNY, kami tidak mengunggulkan ABM-ENNY secara sistematik atau secara dramatik. Karena menyangkut etika kami. Kami bekerja secara profesional, kami tidak akan terpengaruhi oleh siapapun termasuk survei – survei selama ini yang kami lakukan. Kami tidak terpengaruh, kami lakukan kalau baik kami katakan baik, kalau jelek kami katakan jelek. Kami benar-benar menunjukkan profesionalisme kami. Karena ini tidak hanya pada level Sulbar. Karena ini dilihat secara Nasional di seluruh Indonesia. Kami jaga betul bagaimana keakurasian, keakuratan. Untuk pembuktian kita lihat pada perhitungan KPU”.

Dirinya juga meyakinkan hasil dari KPU tidak jauh berbeda dengan hasil survei Polmark.

“Kita akan liat perhitungan hasil KPU, hasil KPU sekarang sudah diatas 50 persen lebih. Mudah-mudahan hasil KPU tidak jauh berbeda dengan perhitungan yang kita lakukan,” pungkasnya sore tado. (Zulkifli)

 

Bagikan
Deskripsi gambar...