
Mamuju, Katinting.com – Anggota DPD RI, Asri Anas saat menggelar pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Sulbar yang hadiri Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, Asisten I Nur Alam Tahir, Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah, Ketua Bawaslu Sulbar Busran Riandi, Polda Sulbar, BIN, dan tamu lainnya mengatakan Pilkada Sulbar rawan konflik.
Pertemuan yang membahas persoalan kesiapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar tersebut, Asri Anas mengatakan, berdasarkan UU pemilu, ia berkunjung terkait membahas sejauh mana persiapan pemilu di Sulbar. Bahwa menurutnya berdasarkan data pemilu Seindonesia, Sulbar masuk nomor 3 rawan terjadi konflik.
“Saya sudah bertemu sama Pak Gubernur terkait hal ini. Yang harus kita ketahui bahwa Sulbar juga masuk kategori rawan, Sulbar sendiri di bawah Gorontalo dan Aceh yang pertama.” Ungkap Asri. Selasa (14/02).
Lanjut Asri, kerawanan tersebut dipicu adanya money politic atau politik uang, dan banyaknya ASN yang ikut terlibat politik praktis.
“Kerawanan ini di karenakan adanya manipolitik dan ASN yang terlibat menjadi tim sukses pasangan calon. Seperti yang kita ketahui bahwa di 2017 ini Pilkada serentak, menyusul 2022 Pilkada serentak seluruh Indonesia. Saya mengajak pemerintah Provinsi, untuk menjaga Pilkada di Sulbar aman, tertib.” kata senator asal Sulbar tersebut.
Asri Anas juga mengajak seluruh pemerintah Provinsi dan Kabupaten agar kirannya, menjaga Pilkada yang tertib, aman demi keberlangsungan Pilkada di Sulbar, kedepan menjadi Pilkada yang aman. (Srf)






