Carlo Minta Tim Saber Pungli Buat SOP

478 views

Pj. Gubernur Sulbar didampingi Sekretaris Tim Saber Pungli saat melakukan rapat tindak lanjut tim Saber Pungli

Mamuju, Katinting.com – Dalam mengefektifkan kinerja tim Saber Pungli yang telah terbentu, Pj. Gubernur Sulbar,Carlo B Tewu meminta kepada Tim Saber Pungli yang telah dibentuk membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam bekerja.

Hal tersebut dikemukakan Carlo B Tewu pada saat menghadiri rapat tim Saber Pungli yang berlangsung di ruang pertemuan lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar,Rabu, 25 Januari 2017.

Pertemuan tersebut dalam rangka tindak lanjut rapat tim Saber Pungli yang telah dilaksanakan beberapa hari lalu.

“Hasil rapat sebelumnya,  kita harus membuat SOP, karena tanpa SOP yang muncul hanya satu sisi saja, hanya penindakan, tapi pencegahannya bagaimana. Apa konsep kita untuk  mencegah agar tidak terjadinya pungli, tolong rumuskan tupoksinya apa, rencana aksinya apa, dan apa yang harus kita lakukan,” tandas Carlo.

Jenderal Bintang Dua tersebut juga meminta kepada Inspektorat agar memberikan data- data rencana program anggaran kepada Tim Saber Pungli agar pelaksanaan program bisa diawasi secara bersama-sama. Hal itu berjuang untuk melakukan pencegahan sehingga ASN tidak berhadapan dengan hukum. Begitu pula program-program di Kabupaten juga diharapkan untuk dilaporkan, sehingga semua bisa terawasi. Kepada Ombudsaman Gubernur juga meminta agar data yang  telah ada di Ombudsman juga diserahkan kepada tim Saber Pungli. Pada kegiatan tersebut, disampaikan, secara resmi  sebanyak 650 kasus hasil laporan dari masyarakat untuk dilakukan penanganan.

Dari data tersebut, mana yang sudah di klarifikasi, dan mana yang belum, panggil orang- orangnya, karena itu merupakan salah satu pencegahan juga. Sebagai langkah awal kita mulai saja dari data Ombudsman.

Sekretaris Tim Saber Pungli AKBP Zainal Bustar   mengemukakan dalam rangka menindaklanjuti laporan di Kabupaten, juga sudah ada Tim Saber Pungli di Kabupaten.

“Hanya ada satu kabupaten belum terbentuk yaitu di  kabupaten Mamuju Tengah, karena perangkat yang ada disana memang belum semuanya ada,” kata Zainal.

Disampaikan, ada beberapa hal yang telah dilakukan oleh Tim Saber Pungli antara lain, melakukan tangkap tangan (OTT), membuat surat perintah tugas, mendatangi TKP, meminta keterangan saksi-saksi (Pelapor dan Korban), mengumpulkan bukti (surat, dokumen, uang, kwitansi), dan membuat laporan hasil giat ke Satgas Saber Pusat.

Pada pertemuan tersebut Kepala Ombudsman Sulbar, Lukman Umar, serta semua tim saber pungli provinsi dan Kabupaten serrta instansi pemerintah Provinsi dan Kabupaten yang terkait dengan tim saber pungli. (ADV/Humas)

banner 900x90
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.