banner 728x90

 

Kartini, Kabid Pengairan Dinas PU Matra

Pasangkayu, Katinting.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara melalui bidang pengairan dinas Pekerjaan Umum memulai survey tahapan awal proyek revitalisasi penataan bantaran Sungai Baloli Pasangkayu berkonsep wisata.

Survey dimulai dengan melakukan pengukuran sisi sungai dengan menggunakan speed boat (perahu cepat) dan dilanjutkan dengan menyisir semak belukar sisi sungai menggunakan kendaraan roda dua.

Rencananya, pembangunan fisik proyek ini dimulai tahun depan (2018) yang diperkirakan menelan anggaran sekira Rp 300 miliar. Nantinya proyek ini dibangun dengan volume 3 KM sampai di Jembatan Salunggabu yang sementara dirampungkan dari muara sungai sebagai titik nol pekerjaan.

Jembatan Salunggabu merupakan jembatan besi berkelir merah maron digadang menjadi ikon baru Kota Pasangkayu setelah Bundaran Smart. Ini pun ke depannya sebagai akses penyeberangan ke salah satu titik konsep kota modern (Smart City) yang akan dibangun pemerintah daerah.

Karena itu untuk menambah keelokan kota, menurut kepala bidang pengairan dinas PU Matra Kartini pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai Sulawesi III yang termasuk di dalamnya sungai Pasangkayu untuk membicarakan rencana proyek selanjutnya.

“Rencana awal kami survey dulu. Selanjutnya proyek revitalisasi ini akan ditenderkan melalui balai. Sebab ini proyek butuh anggaran besar, maka proses pekerjaannya multiyears (beberapa tahun),” tutur wanita muda lulusan S1 Universitas Tadulako Palu ini di ruang kerjanya, Senin (23/1) seusai melakukan survey.

Lanjut dia, konsep awal proyeknya ini tak lepas dari ide brilian bupati Matra Agus Ambo Jiwa yang menginginkan pembangunan kota Pasangkayu bernuansa Smart City (kota pintar).

“Ide awal dari bupati (Agus Ambo Jiwa_red). Dia menginginkan Pasangkayu menjadi kota modern. Dia terinspirasi dari salah kota yang memiliki sungai cantil nan menawan untuk dijadikan sebagai objek wisata dalam kota,” imbuh wanita ini yang kerab disapa Tini.

Adanya revitalisasi ini dan beberapa proyek penunjang lainnya, diharapkan mampu mengubah wajah kota Pasangkayu menjadi lebih indah dan tertata. Apalagi Pasangkayu merupakan gerbang utama bagi Provinsi Sulbar di bagian utara. (Arham Bustaman)

 

Bagikan
Deskripsi gambar...