
Mamuju, Katinting.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju H. Suaib meninjau langsung ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pelamar CPNS Instansi Pemerintah Kabupaten Mamuju yang berpusat di UPT BKN Mamuju, Jalan Martadinata, Simboro, Mamuju. Minggu (11/11).
Selamat dua hari tes berlangung hanya 2 persen yang dinyatakan lulus SKD.
Menurut Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mamuju, Ridho Achmadi, dari hari pertama sesi pertama 3 peserta lulus, sesi kedua hanya 2 peserta keduanya berasal dari Kabupaten Mamuju dan sesi ketiga 1 orang peserta, hingga hari kedua ini untuk sesi pertama dua peserta berhasil lulus di uji SKD yakni Wulan asal Mamasa dan Sulaeha asal Tinambung total peserta yang lulus dari hari pertama sampai hari kedua sesi pertama hanya 8 orang dari 400 lebih peserta itu sekitar 2 persen, paparnya.
Sekretaris Daerah Mamuju H. Suaib didampingi Kepala Dinas Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mamuju Hj. Hasnawaty Wahid, Kepada Dinas Kominfo dan Persandian Usdi, S.Sos serta Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPP Syarifuddin yang hadir melihat langsung ujian SKD, dihadapan para peserta Sekda Mamuju.
“Saya berpesan jangan lupa berdoa, tetap berkonsentrasi dan jangan tergesah – gesah dan saya juga ikut berdoa mudah – mudahan lulus sesuai dengan formasi yang kita butuhkan,” tandasnya.
Selain itu, Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPP Syarifuddin meyampaikan adapun kendala yang terjadi menjelang ujian kadang para peserta lupa membawa KTP dan Kartu Ujian, karena sebelum memasuki Computer Assisted Tes (CAT) merupakan ruang metode seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS dan peserta wajib membawa KTP.
Untuk diketahui, setelah ujian SKD peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan ke ujian Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) dan di awal Desember semua yang juga di nyatakan lulus akan segara mengurus dokumen sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil lingkup Pemerintah Daerah Kabupten Mamuju.
Wulandari dan Sitti Sulaeha Lulus SKD CPNS
Wulandari asal Aralle, Mamasa dan Sitti Sulaeha asal Lekopadis, Polman menangis saat nilainya berhasil naik memenuhi tingkat standar kelulusan atau passing grade yang relatif tinggi dan dinyatakan telah lulus melewati ujian SKD pada sesi pertama, hari kedua dan akan melanjutkan ke seleksi SKB sebagai ujian akhir yang akan menjadi penentu kelulusan menjadi CPNS lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju.
Di UPT BKN Mamuju, Jalan Martadinata, Simboro, Mamuju, usai melaksanakan ujian Sitti Sulaeha tak sanggup menahan tangis bahagia menjadi peserta yang lulus ujian SKD dari 105 orang peserta, air mata yang jatuh dan ucapan syukur kepada Allah SWT dan juga orang tuanya.
“Saya bahagia sekali dan tidak menyangka ini pengalaman pertama saya datang sendiri di Mamuju,” Kata Sitti Sulaeha.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju H. Suaib pun mengucapkan selamat atas keberhasilan Wulandari dan Sitti Sulaeha yang menjadi peserta pada sesi pertama, hari kedua yang dinyatakan lulus melewati Ujian SKD dan akan melanjutkan tahap ujian selanjutnya.
“Selamat kepada Wulandari dan Sitti Sulaeha atas keberhasilnya dan tetap berjuang untuk mengikuti tes berikutnya,” Pungkasnya.
Sekretaris BKPP Kabupaten Mamuju Ridho Achmadi juga menyampaikan selama 90 menit 100 soal, kadang kami yang melihat juga ikut tegang apalagi para peserta, tetapi setelah ada nama yang berhasil lulus dari nilai tingkat standar kelulusan atau passing grade yang ditetapkan Pemerintah pada tes SKD relatif tinggi tentu ada kebanggan sendiri melihat perjuangan para peserta Ujian SKD ini, tandasnya.
Perlu di ketahui juga, bahwa ada salah seorang peserta yang berhasil jauh melampaui passing grade yang standarnya itu adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) nilainya 75, Tes Intelegensia Umum (TIU) nilainya 80 dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) nilanya 143, tetapi berbeda dengan Nizar Ismail Hamdi asal Mamuju berhasil memperoleh nilai tertinggi TWK 100, TIU 100 dan TKP 150 dan untuk saat ini di Kabupaten Mamuju dia paling tertinggi.

(Humas/Lisa Sari Dewi. H)






