Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Fraksi Annur Desak Optimalisasi APBD untuk Pemulihan Ekonomi di Kota Bontang

Anggota DPRD Kota Bontang, Abdul Samad (Kiri) Muhammad Irfan (Tengah) Tri Ismawati (Kanan)

Katinting.com, Bontang – Fraksi Amanat Nurani Rakyat (Annur) DPRD Kota Bontang menyerukan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pemulihan ekonomi dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2024. Dalam rapat kerja yang diadakan pada Sabtu (3/8/2024), Muhammad Irfan, perwakilan Fraksi Annur, menyampaikan pandangan ini dengan tegas.

Ia menyoroti perlunya evaluasi mendalam terhadap penggunaan APBD pada semester pertama untuk memastikan anggaran tersebut digunakan secara efektif dalam menghadapi krisis ekonomi yang berdampak pada berbagai sektor.

“Kami meminta agar dilakukan evaluasi komprehensif terhadap penggunaan APBD pada semester pertama. Langkah ini penting untuk mengidentifikasi sektor-sektor yang paling terdampak oleh krisis ekonomi dan menyesuaikan anggaran untuk semester kedua,” katanya.

Pihaknya menekankan bahwa perubahan APBD 2024 harus difokuskan pada pemulihan ekonomi dan mendukung kegiatan masyarakat yang terganggu. Mereka juga mendorong realisasi program-program yang berpotensi memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas.

“Perubahan APBD 2024 harus diarahkan untuk memulihkan kegiatan ekonomi masyarakat dan memastikan bahwa program-program yang berpotensi memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama,” ucapnya.

Menurutnya, fokus pada optimalisasi penggunaan anggaran dan prioritas pemulihan ekonomi, diharapkan perubahan APBD 2024 akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Taman, membantu mengatasi krisis ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Menanggapi usulan tersebut, Wakil Wali Kota Bontang, Najirah, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran perubahan 2024 guna mendukung program-program yang sejalan dengan visi dan misi pemerintah kota. Salah satu fokus utama adalah pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perbaikan infrastruktur.

“Pemerintah kota berkomitmen untuk meningkatkan dukungan dan fasilitas bagi UMKM, yang merupakan salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat. Kami juga fokus pada perbaikan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelas Najirah.

Najirah menambahkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah mengalokasikan anggaran untuk program-program pemulihan ekonomi di berbagai perangkat daerah teknis.

“Program kegiatan terkait pemulihan ekonomi sudah dianggarkan kembali di sejumlah perangkat daerah teknis,” katanya.

Share: