Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Dukung Energi Terbarukan, ESDM Sulbar dan BWS Bahas Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air

Gambar dihasilkan Ai, Prompt Katinting.com

Mamuju, Katinting.com — Dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur energi, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan koordinasi dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Kementerian PUPR, Kamis (11/12).

BACA JUGA: Bapperida Sulbar Tekankan Pentingnya Data Akurat dari Survei MBG untuk Kebijakan Gizi yang Tepat Sasaran

Pertemuan ini membahas progres dan tantangan pengembangan pembangkit listrik, khususnya yang memanfaatkan potensi sungai atau energi air di Sulawesi Barat.

Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Sulbar, Andi Rahmat, memaparkan bahwa sejumlah perusahaan calon pengembang pembangkit telah masuk dalam Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) PLN. Ia juga mengungkapkan, dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, terdapat rencana pembangunan pembangkit dengan total kapasitas hingga 1.800 Megawatt (MW) di wilayah Sulbar.

Namun, Andi Rahmat menekankan bahwa hambatan utama realisasi rencana ini adalah belum disusunnya Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD) Provinsi Sulawesi Barat.

“RUKD sangat penting sebagai dokumen dasar kebijakan. Tanpanya, proses pembangunan pembangkit akan terkendala secara administratif,” jelas Andi Rahmat dalam pertemuan di Ruang Bidang Energi Dinas ESDM Sulbar tersebut.

Koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mengidentifikasi potensi, lokasi, serta menyelesaikan kendala perizinan dan regulasi. Diskusi juga menyentuh isu teknis dan perkembangan minat investor di sektor energi terbarukan berbasis air.

Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat penyediaan energi yang berkelanjutan dan andal bagi masyarakat Sulbar, mendukung Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang diusung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat