Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Dinkes Sulbar Lakukan Visitasi untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di RS Mitra Manakarra

Mamuju, Katinting.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan visitasi dan monitoring hasil reviu kelas rumah sakit di RS Mitra Manakarra, Mamuju, Senin (30/06). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mendukung misi ketiga Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM), yakni membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter melalui perluasan akses layanan kesehatan.

Visitasi dipimpin langsung oleh Kepala Dinkes Sulbar, Asran Masdy, didampingi Direktur RS Mitra Manakarra, Nexriana, serta tim teknis Bidang Pelayanan Kesehatan. Tim mengecek langsung kondisi ruang perawatan, jumlah tempat tidur, dan fasilitas pendukung, khususnya di ruang intensif seperti ICU, ICCU, dan RICU.

“Visitasi ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan rumah sakit tidak hanya memenuhi data administratif, tetapi benar-benar siap memberikan layanan berkualitas dan menyelamatkan nyawa,” ujar Asran.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut reviu nasional terkait penyesuaian kelas rumah sakit berdasarkan pemenuhan standar pelayanan, termasuk rasio tempat tidur intensif dan ketersediaan alat kesehatan seperti ventilator.

Berdasarkan data RS Online per 28 Juni 2025 pukul 20.00 WITA, RS Mitra Manakarra masih memerlukan penyesuaian jumlah tempat tidur intensif dan alat pendukung sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

Dinkes Sulbar juga memverifikasi langsung pemenuhan rasio minimal 10% tempat tidur intensif dari total kapasitas. Beberapa langkah pembenahan yang difokuskan meliputi:
1. Pemutakhiran data sarana dan prasarana rumah sakit secara berkala melalui aplikasi RS Online,
2. Verifikasi dan pendampingan teknis terkait kebutuhan tempat tidur dan fasilitas intensif,
3. Pelaporan hasil evaluasi kepada Gubernur sebagai dasar koordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

“Kami ingin rumah sakit menjadi tempat yang memberikan harapan hidup, bukan sekadar memenuhi standar di atas kertas,” tegas Asran.

Dinkes Sulbar berkomitmen terus melakukan monitoring, evaluasi, dan pembinaan kepada seluruh rumah sakit di Sulbar sebagai bagian dari proses menuju akreditasi dan penetapan kelas rumah sakit tahun 2025. Upaya ini diharapkan meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan yang lebih aman, layak, dan bermartabat bagi masyarakat. (*/Adve)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat