Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Dimulai Senin Besok, Ini Tujuh Sasaran Utama Operasi Zebra Marano 2024 Polda Sulbar

Kasat Lantas Polres Mamuju Tengah Iptu Junaid saat mendapati kendaraan ODOL yang melintas di Mamuju Tengah, dalam Operasi Zebra Marano 2023. (dok Ist)

Mamuju, Katinting.com – Senin, 14 Oktober 2024 besok ya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat secara resmi akan melaksanakan Operasi Zebra Marano 2024 selama 14 hari ke depan.

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan yang masih tinggi di wilayah Sulawesi Barat.

Dalam operasi ini, Ditlantas Polda Sulbar akan menargetkan tujuh pelanggaran utama dalam berlalu lintas, yaitu:

1. Pengendara di bawah umur.

2. Menggunakan telepon genggam saat mengemudi.

3. Melawan arus lalu lintas.

4. Melebihi batas kecepatan yang ditetapkan.

5. Berkendara di bawah pengaruh alkohol.

6. Kendaraan yang melebihi muatan dan dimensi (overloading dan over-dimension).

7. Pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Valentinus Virasandy Asmoro, menyatakan bahwa operasi ini merupakan upaya untuk menegakkan disiplin berlalu lintas dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Operasi Zebra Marano 2024 dengan senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas. Tertib berlalu lintas bukan hanya sekedar menghindari sanksi hukum, namun juga demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tutur Valentinus, Minggu (13/10).

Ditlantas Polda Sulbar juga akan mengedepankan upaya preventif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Petugas di lapangan akan memberikan teguran dan tindakan tegas bagi pelanggar yang melakukan pelanggaran berisiko tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas.

Kombes Pol Valentinus menambahkan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara humanis dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Melalui pelaksanaan Operasi Zebra Marano selama 14 hari ke depan, diharapkan dapat tercipta kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan menekan angka kecelakaan di Sulawesi Barat, ditandai dengan meningkatnya kesadaran berkendara di kalangan masyarakat.

“Ayo jadi pelopor keselamatan, stop pelanggaran, stop kecelakaan demi kemanusiaan,” tutup Valentinus.

(*/Zulkifli)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat