Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Butuh Kolaborasi Ciptakan Data Akurat

Rapat Koordinasi Daerah Regsosek di Ballroom Hotel Maleo Mamuju, Rabu (5/10/22).

Mamuju, Katinting.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Akmal Malik mengajak semua stakeholder terkait untuk berkolaborasi menciptakan data yang akurat.

Itu disampaikan Pj Gubernur saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar di Ballroom Hotel Maleo Mamuju, Rabu (5/10/22).

Ditjen Otoda Kemendagri itu mengatakan, BPS merupakan duta data secara Nasional. Hanya saja, dalam manajemennya masih terus meningkatkan data presisi secara regional.

“Persoalan utama di setiap daerah kurangnya manajemen data yang akurat, saya berharap semua stakeholder dapat berkolaborasi untuk dapat menciptakan data yang akurat,” kata Akmal dalam sambutannya.

Dia menyampaikan, kondisi negara saat ini dalam keadaan tidak biasa hal itu disampaikan oleh Presiden RI, Joko Widodo. Olehnya dia berharap Sulbar mampu terus maju dengan cara yang tidak biasa.

“Kuncinya kita harus komitmen berkolaborasi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di daerah utamanya terkait pendataan registrasi sosial ekonomi,” ungkap Akmal.

Anggota DPD RI, Iskandar Muda Baharuddin Lopa mengemukakan, pendataan harus dilakukan sebaik mungkin agar bansos maupun subsidi sampai kepada kelompok yang betul-betul membutuhkan sekaligus memastikan anggaran negara benar-benar sampai kepada yang membutuhkan dengan melibatkan keaktifan masyarakat.

“Kami berharap Regsosek ini dapat terlaksana dengan baik, sehingga outputnya dapat menjadi jembatan koordinasi dan berbagai pakai antar lintas sektoral di berbagai daerah untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat indonesia,” tutur Iskandar

Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri menyampaikan, BPS adalah instansi yang ditunjuk untuk melakukan perbaikan pendataan terkait perlindungan sosial yang sejalan dengan instruksi Presiden No. 4 Tahun 2022. Dimana, BPS ditugaskan untuk melakukan pendataan penduduk miskin ekstrem.

“BPS berperan penting dalam registrasi sosial ekonomi, juga mewujudkan koordinasi dan kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik antara BPS, instansi Pemerintah dan masyarakat dalam rangka membangun satu pusat rujukan informasi statistik nasional,” kata Tina.

Dalam kegiatan itu dilakukan penandatanganan dukungan Regsosek dilakukan oleh Pj. Gubernur Sulbar ,Ketua DPRD Sulbar dan pimpinan Forkopimda sebagai bentuk dukungan mensukseskan pendataan awal registrasi sosial ekonomi.

ADV. Diskominfisandi Sulbar

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat