Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Biro Pemkesra Perkuat Koordinasi Ekonomi, Pembangunan, dan Haji Sulbar

Mamuju, Katinting.com – Kepala Biro Pembangunan Masyarakat dan Kesra (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, aktif terlibat dalam tiga agenda strategis pada Senin (26/1/2026) untuk memperkuat sinergi pemerintahan, ekonomi daerah, dan pelayanan publik, sejalan dengan Pancadaya Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Pertama, Murdanil menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Barat di kantor DPRD Mamuju. Rapat ini membahas Tingkat II Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sebuku Energi Malaqbi, sekaligus menutup Masa Persidangan Pertama Tahun 2025–2026 dan membuka Masa Persidangan Kedua Tahun 2026. Acara dihadiri jajaran pemerintah daerah, pimpinan, dan anggota DPRD.

“Pembahasan Ranperda ini sejalan dengan Pancadaya Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang profesional serta penguatan ekonomi daerah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Murdanil usai rapat. Ia menekankan sinergi eksekutif-legislatif untuk kebijakan yang efektif dan berpihak pada masyarakat.

Kedua, Murdanil ikut serta dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana di Ruang Rapat Sekda Lantai 2 Kantor Gubernur. Hadir pejabat strategis seperti Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Bapperida, BPKAD, Kesbangpol, serta kepala dinas dan biro terkait. Rapat membahas penguatan koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk program pembangunan, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

Sekda Junda menekankan sinergi OPD agar selaras dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur, dengan langkah kerja terintegrasi dan berorientasi hasil. Murdanil menambahkan, “Biro Pemkesra siap mengawal dan menyinergikan program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat Pancadaya. Prinsip pelayanan inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan akan terus kami dorong.”

Ketiga, Biro Pemkesra melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Haji dan Umrah Wilayah Sulawesi Barat untuk memperkuat koordinasi penyelenggaraan haji dan umrah bagi jemaah asal provinsi ini. Pembahasan mencakup administrasi, pembinaan jemaah, serta dukungan daerah agar ibadah tertib, aman, dan nyaman.

“Koordinasi yang solid menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji dan umrah,” kata Murdanil. Pemerintah provinsi berkomitmen mendukung pelayanan keagamaan profesional sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan dan Pancadaya.

Agenda-agenda ini menunjukkan komitmen Sulawesi Barat membangun pemerintahan kolaboratif, ekonomi mandiri, dan pelayanan inklusif bagi masyarakat. (*Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat