Mamuju, Katinting.com – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mendorong pengembangan Kawasan Transmigrasi Kalukku sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Hal ini disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) Refleksi dan Reposisi Program Transmigrasi di Kantor Bupati Mamuju, Rabu (5/11).
BACA JUGA: Atasi Kemiskinan dengan Data Terpadu, Bapperida Sulbar Luncurkan Platform DATAKITA
Sekretaris Bapperida Sulbar, Darwis Damir, yang mewakili Kepala Bapperida Junda Maulana sebagai keynote speaker, memaparkan arah kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi sebagai bagian strategi pembangunan ekonomi daerah.
“Program Ekspedisi Patriot yang dijalankan Kementerian Transmigrasi sejalan dengan visi misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam Panca Daya, khususnya misi pertama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan,” jelas Darwis.
Darwis memaparkan empat strategi kunci pengembangan kawasan transmigrasi:
- Sinkronisasi dan kolaborasi lintas sektor untuk identifikasi potensi sumber daya
- Pemanfaatan dan peningkatan SDM, fasilitas, dan anggaran
- Pemanfaatan hasil riset dan rekomendasi penelitian oleh pemerintah daerah
- Penyusunan policy brief untuk mendorong regulasi prioritas
Ketua Tim Peneliti Universitas Diponegoro, Dr. Okto, merekomendasikan transformasi paradigma program transmigrasi dengan menekankan konektivitas sebagai pondasi transformasi dan pengembangan ekonomi berbasis agro-eco tourism.
“Transformasi struktural ini diharapkan menjadi model baru pengelolaan kawasan transmigrasi yang lebih produktif dan berkelanjutan,” ujar Dr. Okto.
Kegiatan ini dihadiri Tenaga Ahli Gubernur Sulbar Abdul Wahab Abdi, perwakilan Undip, Kepala Dinas Transmigrasi Provinsi dan Kabupaten, Camat Kalukku, serta sejumlah Kepala Desa wilayah transmigrasi. (*)






