Katinting.com, Bontang – Hujan sempat mengguyur kawasan RT 23 Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Senin (12/5/2025) sore. Meski begitu, hujan tersebut dinilai tidak sampai menyebabkan banjir yang cukup tinggi. Warga menduga genangan muncul sore itu diperparah oleh datangnya banjir kiriman dari wilayah dataran tinggi Kilo 5 dan Kilo 8 Kutai Timur.
Air mulai menggenangi Jalan R Suprapto, Gang Panahan 1 RT 23 Api-Api sejak pukul 15.30 WITA. Awalnya hanya setinggi mata kaki, namun terus naik hingga pinggang orang dewasa menjelang tengah malam. Warga setempat pun panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang penting dari dalam rumah.
“Sempat hujan, tapi tidak lebat. Kami duga yang memperparah banjir ini adalah kiriman dari atas (Kilo 5 dan 8). Biasanya tidak separah ini, sekarang hampir semua terdampak,” ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (13/5/2025) pagi.
Ia menyebut banjir ini berdampak pada sekitar 40 kepala keluarga dengan total 170 jiwa. Meski air mulai surut perlahan sejak pukul 05.00 WITA sejumlah rumah masih terendam setinggi betis. Pun sebagian warga sibuk membersihkan lumpur, sementara lainnya masih berjibaku menguras air yang tersisa.
Sedikitnya tiga kolam ikan milik warga habis terbawa arus banjir. Untungnya, sebagain besar perabot rumah tangga berhasil diamankan lebih dulu sebelum air meninggi.
“Kalau wilayah kilo sudah hujan deras, biasanya lima sampai enam jam kemudian air kirimannya sampai ke sini (RT 23). Ini sudah kami duga sejak awal,” sebutnya.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, warga bersama pihak kelurahan membentuk tim penanggulangan banjir dua pekan lalu. Namun tim tersebut belum dapat bergerak maksimal karena masih dalam tahap pengumpulan dana swadaya. Ia berharap ada bantuan anggaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, sehingga tim itu dapat segera berjalan.
“Kalau ada bantuan pemerintah, tentu kami lebih cepat bertindak,” tutupnya.
Penulis : Zulhijjah






