Mateng, Katinting.com – Bertempat di gedung utama Benteng Kayumangiwang Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, pemerintah kabupaten Mamuju Tengah, melalui Bappeda, menggelar Forum Lintas Organisai Perangkat Daerah (OPD), pada Selasa (22/02).
Kegiatan ini di buka oleh Sekertaris Kabupaten Mamuju Tengah Askary Anwar, didampingi Kapolres Mamuju Tengah AKBP Amri Yudhy S, Perwira Penghubung Kodim 1418 Mamuju Letkol Inf Andi Aras, Kepala Bappeda Mamuju Tengah Litha Febriani, dihadiri oleh sejumlah perwakilan Kepala OPD se Mamuju Tengah.
Untuk pencapaian sasaran secara optimal, sesuai dengan kewenangan masing masing perangkat daerah, maka Forum Lintas OPD ini adalah wadah terbaik, bagi pemerintah daerah, membangun sinergitas antar sektor.
“Karenanya, untuk seluruh perangkat daerah harus paham, isu strategis yang dihadapi serta lebih objektif dalam menentukan target kinerja yang akan di capai pada rencana kerja daerah tahun 2023 nanti” harap Askary dalam sambutannya.
Ini Ia sampaikan sebagai penyampaian awal kepada peserta Forum Lintas OPD se Mamuju Tengah, meningat ketidakseimbangan antara ketersediaan fiskal pada Pemkab Mamuju Tengah, dengan jumlah program yang tumbuh dari masyarakat dan menjadi harapan masyarakat pada pemerintah.
“Kita menerima animo masyarakat yang sangat tinggi pada program, baik program infrastruktur maupun non infrastruktur, tapi pada sisi yang lain, ketersediaan fiskal kita tak memadai, karenanya, Forum Lintas OPD ini, mesti melahirkan strategi yang mengefektivkan pelaksanaan program di masing masing perangkat daerah, sehingga hasilnya tepat, ditengah kondisi yang kita hadapi saat ini” jelas Askary.
Untuk itu, ruang inovasi dan kreatifitas kerja bagi pemerintah daerah menjadi salah satu sarana yang bisa digunakan, dalam pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Bumi Lalla Tassisara.
“Sebab dengan inovasi dan kreativitas, yang kita buat dalam tataran mekanisme dan implementasi serta sistem pengawasan yang kita siapkan, menjadi efektif bagi pemerintah daerah menuntaskan apa yang menjadi harapan masyarakat ditengah minimnya fiskal yang kita punyai” pungkas Askary.
(Fhatur Anjasmara)






