Katinting.com, Bontang – Usai tampil memukau dengan atraksi daul Madura raksasa di ajang Bontang City Carnival (BCC) 2025, rombongan BKPSDM Bontang bersama komunitas Armada menggelar syukuran bersama.
Acara ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas keselamatan seluruh peserta yang sukses menampilkan pertunjukan penuh risiko tanpa insiden.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, menjelaskan bahwa penampilan timnya pada BCC tahun ini bukan tanpa tantangan. Mereka membawa deretan daul besar berukuran jumbo yang digoyangkan di jalanan kota, dengan pemain yang berdiri dan menari di atas alat musik tersebut.
“Itu bukan hal mudah, karena di sepanjang rute juga terdapat kabel listrik, dan sempat turun hujan. Tapi alhamdulillah semua aman,” ujarnya, Senin (27/10/2025).
Ia menuturkan, keselamatan peserta menjadi prioritas utama selama karnaval berlangsung. Menurutnya, kerja sama antara anggota BKPSDM dan komunitas Armada menjadi kunci sukses menjaga keamanan di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah.
“Kami bersyukur karena seluruh tim tetap fokus, saling menjaga, dan bisa tampil sempurna tanpa kendala,” terangnya.

Ia menyebut, kegiatan syukuran pasca-BCC merupakan bentuk refleksi dan rasa terima kasih atas keberhasilan tersebut. Selain doa bersama, kegiatan itu juga dimaksudkan mempererat hubungan antara ASN BKPSDM dan anggota komunitas budaya lokal.
“Kebersamaan inilah yang menjadi makna utama BCC bagi kami, bukan sekadar tampil di depan publik, tapi membangun silaturahmi,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan luar biasa masyarakat Bontang terhadap penampilan BKPSDM dan Armada. Antusiasme warga begitu tinggi, bahkan banyak yang mengabadikan momen dan membagikannya di media sosial.
“Saya melihat sendiri bagaimana penampilan kami ramai diviralkan, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim,” ucapnya.
Menurutnya, pengalaman BCC tahun ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya kolaborasi lintas sektor dan kesiapan dalam menghadapi situasi tak terduga.
“Kegiatan budaya seperti ini bisa mempererat persaudaraan sekaligus melatih kedisiplinan dan solidaritas, nilai yang juga penting dalam pelayanan ASN,” tuturnya.
Kepala BKPSDM itu juga berharap semangat positif dari ajang BCC bisa terus dijaga dalam kegiatan-kegiatan berikutnya.
“Harapan kami, kebersamaan ini tidak berhenti di sini. Ke depan, BKPSDM ingin terus terlibat dalam kegiatan budaya sebagai bagian dari wujud cinta terhadap kota Bontang,” imbuhnya.
Acara syukuran berlangsung hangat dengan suasana kekeluargaan. Tawa, canda, dan rasa bangga masih terasa dari seluruh peserta, menandai bahwa semangat BCC 2025 belum benar-benar usai di hati mereka. (Re)






