Mamuju – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis, Manajerial, dan Fungsional menyelenggarakan Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor KONI Provinsi Sulawesi Barat, Senin (20/7/2026).
Pelatihan tersebut diikuti oleh aparatur dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi di bidang kebencanaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BKPSDM dalam meningkatkan kapasitas aparatur agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana. Turut hadir Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, yang menyampaikan Ceramah Kebijakan Pengembangan SDM Aparatur sebagai materi pembuka pelatihan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menekankan bahwa peningkatan kompetensi aparatur di bidang kebencanaan merupakan kebutuhan strategis mengingat Sulawesi Barat memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai potensi bencana. Oleh karena itu, aparatur pemerintah dituntut memiliki kesiapsiagaan, kemampuan berkoordinasi, serta respons yang cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi kondisi darurat.
Pada sesi ceramah kebijakan, Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi ASN harus disesuaikan dengan tantangan dan kebutuhan daerah agar menghasilkan aparatur yang profesional dan mampu memberikan pelayanan yang optimal.
“Pelatihan Dasar Manajemen Bencana ini merupakan bagian dari komitmen BKPSDM dalam membangun ASN yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan organisasi. Kami ingin setiap peserta tidak hanya memahami konsep dasar manajemen bencana, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berkolaborasi, mengambil keputusan secara cepat, dan bertindak tepat saat menghadapi situasi kebencanaan. Hal ini sejalan dengan arah pembangunan yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Barat, Bapak Suhardi Duka, dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur sebagai fondasi pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Herdin.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis, Manajerial, dan Fungsional BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Abd. Kadir, mengatakan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dasar mengenai manajemen bencana sekaligus memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam upaya penanggulangan bencana.
Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Tahun 2026 menjadi salah satu wujud komitmen BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat dalam menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan organisasi dan tantangan pembangunan daerah. Melalui penguatan kapasitas aparatur secara berkelanjutan, diharapkan lahir ASN yang profesional, adaptif, dan tangguh dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.






