Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Seleksi Pejabat Sulbar Masuki Era Baru: Calon Kepala OPD Diuji Langsung oleh Gubernur dan Wagub dalam Siaran Langsung Publik

Mamuju, Katinting.com– Dalam terobosan reformasi birokrasi yang transparan, Pemprov Sulbar menyiarkan secara langsung proses wawancara akhir seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Gubernur Sulbar Suhardi Duka, didampingi Wakil Gubernur Salim S. Mengga dan Sekretaris Daerah Junda Maulana, secara langsung menguji calon pejabat untuk mengisi posisi pimpinan di 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

BACA JUGA: Dukung Ekonomi Desa, Pemprov Sulbar Gandeng Kejati Awasi Koperasi Merah Putih

Wawancara yang digelar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar pada Senin (15/12) ini disiarkan live melalui akun Facebook resmi Pemprov Sulbar, mengedepankan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas publik. Sebanyak 11 dari 23 peserta telah menjalani sesi pada hari pertama, dengan jadwal sisanya berlanjut keesokan harinya.

Sekretaris Daerah Junda Maulana menegaskan bahwa mekanisme ini merupakan inovasi pertama di lingkungan Pemprov Sulbar, yang menggeser paradigma seleksi tertutup.

“Ini baru pertama kali dilakukan dan disiarkan langsung. Biasanya, tiga nama diajukan ke Gubernur untuk dipilih. Namun, Pak Gubernur menginginkan metode yang lebih terbuka,” jelas Junda Maulana.

Dalam wawancara, Gubernur menekankan tiga kriteria utama calon pimpinan:

  1. Kemampuan menguasai permasalahan di bidangnya.
  2. Kapasitas menyelesaikan masalah.
  3. Keterampilan mengomunikasikan masalah dan solusi dengan baik.

Selain kompetensi teknis, aspek kepribadian dan integritas, seperti loyalitas, disiplin, dan dedikasi menjadi penilaian yang sangat diperhitungkan.

“Personality seorang pemimpin sangat berpengaruh dalam pelaksanaan tugas. Integritas, loyalitas, dan dedikasi harus terbangun dengan baik,” tambahnya.

Langkah ini menandai komitmen Pemprov Sulbar dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, sekaligus menjawab keinginan publik untuk menyaksikan proses seleksi pejabat yang selama ini berlangsung di balik pintu tertutup. (*)

BACA JUGA: Dukung Ekonomi Desa, Pemprov Sulbar Gandeng Kejati Awasi Koperasi Merah Putih

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat