Makassar, Katinting.com – BBC Media Action berkolaborasi dengan Kabar Makassar menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) dan Workshop pemberdayaan jurnalis untuk menghadapi misinformasi, disinformasi, serta memanfaatkan storytelling berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan intensif ini berlangsung selama tiga hari, 27 hingga 29 Agustus 2025, di Vasaka Hotel Makassar, dengan mengikutsertakan puluhan jurnalis dari berbagai media lokal.
Head of Projects BBC Media Action, Helena Rhea, dalam paparannya menegaskan bahwa kehadiran teknologi AI telah memperumit tantangan di dunia media.
“Sejak peluncuran ChatGPT oleh OpenAI pada 2023, disrupsi digital bergerak ke arah yang lebih mencemaskan dengan maraknya deepfake dan disinformasi yang kini menjadi persoalan global,” ujarnya.
Menghadapi tantangan tersebut, BBC Media Action bersama Pemerintah Inggris menginisiasi sejumlah program untuk memperkuat ketahanan media, termasuk mengajak sejumlah pimpinan media Indonesia ke London. Tujuannya, mempelajari langsung adaptasi media dan pemerintah setempat dalam menghadapi disrupsi digital, khususnya dalam transformasi konten dan model bisnis.
Baca juga : Digital Marketing Makassar
Yang menarik, hasil kajian BBC Media Action justru mengungkap bahwa masyarakat Indonesia Timur memiliki ketahanan yang lebih kuat terhadap dampak negatif digital dan AI. Helena menjelaskan, hal ini bukan karena abai terhadap teknologi, tetapi lebih disebabkan oleh akses digital yang masih terkonsentrasi di kota-kota besar seperti Jakarta.
“Kelebihan besar masyarakat Indonesia Timur adalah masih kuatnya kepercayaan pada koneksi lokal dengan tokoh masyarakat, pemimpin agama, atau orang tua. Kepercayaan vertikal ini menjadi tameng alami yang sangat efektif dalam melawan disinformasi,” jelas Helena.
Berdasarkan kekuatan inilah, BBC Media Action memilih Kabar Makassar sebagai mitra utama dalam inisiatif pengembangan AI Jurnalisme. Keputusan ini didasarkan pada jaringan luas yang dimiliki Kabar Makassar, serta ketangguhannya dalam membangun bisnis dan kekuatan media yang kredibel di wilayah Indonesia Timur. (*/Fhatur Anjasmara)






