Katinting.com, Bontang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Baktiar Wakang mengapresiasi seleksi pemerintah terkait pemilihan Direktur PT Bontang Migas dan Energi (BME).
Namun dengan demikian, dirinya juga berharap kepada direktur yang terpilih dapat menyelesaikan problematika di internal BME.
Dimana dalam internal tersebut, memiliki tunggakan piutang dari pelanggan jargas senilai Rp 582.098.250, kemudian menghadapi masalah keuangan yang cukup serius akibat utang ke PT Pertamina. Pada akhir tahun lalu, BUMD ini mengalami kerugian sebesar Rp10 miliar.
“Saya rasa itu Walikota sudah mempertimbangkan itu, komitmen itu dua tahun dan kita apresiasi semoga dengan kepimpinan direktur baru BME ini dapat menyelesaikan semua permasalahan di internya,” jelasnya.
Menurutnya, dengan terpilihnya direktur baru melalui proses yang ketat, menjadi tanggung jawab besar untuk dirinya, agar dapat mengelola perusahaan daerah tersebut, sehingga pendapatan asli daerah (PAD) lebih besar.
Bandan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu kata dia, adalah salah satu aset besar untuk meningkatkan bagiamana PAD itu naik, apalagi direktur baru dengan berbagai cara strateginya.
“Saya kira dengan adanya direktur baru bisa mengeluarkan jurusan baru untuk mengatasi masalah internal dan meningkatkan PAD,” pungkasnya.






