Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kecewa atas Respon Pelayanan Dirnarkoba & Karo SDM, HMI Manakarra Minta Kapolda Sulbar Mencopotnya

Penampakan aula Polda Sulbar. (dok Ist)

Mamuju, Katinting.com – Ketua HMI Cabang Manakarra, Ansar, dalam keterangannya, diterima laman ini, mengungkapkan kekecewaan kepada Dirnarkoba Polda Sulbar, atas pelayanan kepada masyarakat, sehingga meminta Kapolda Sulbar lakukan pencopotan kepada Kepala Dirnarkoba Polda Sulbar.

Kekecewaan itu didasarkan pada saat Kamis (20/06) HMI Cabang Manakarra ingin beraudiens dengan Dirnarkoba Polda Sulbar, untuk mempertanyakan penanganan kasus Narkoba, yang di duga melibatkan oknum Polisi.

Namun, pihak Dirnarkoba Polda Sulbar cenderung menghindari pertemuan dengan pihak HMI Cabang Manakarra, dan memilih ikut pada kegiatan kumpul kumpul bermain gaplek, dari pada menerima perwakilan HMI Cabang Manakarra.

“Jadi kami merencanakan menggelar audiensi Direktur Narkoba Polda Sulbar, tapi anggotanya kami dapatkan info kalua Dirnarkoba sedang bermain gaplek” ungkap Anshar.

Olehnya Ia beranggapan kalua Dirnarkoba lebih mementingkan bermain gaplek dari pada memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang menemuinya.

“Karena alasan main Gaplek, menghindar menemui kami” anggap Ansar.

Menghindar menggelar pertemuan dengan HMI Cabang Manakarra, juga dirasakan oleh perwakilan HMI Cabang Manakarra, saat bermaksud ingin menemui Karo SDM Polda Sulbar.

“Jadi kami mulai meminta Waktu sejak pukul 13:00 siang, tapi hingga pukul 16:00 Karo SDM Polda Sulbar tak menampakkan mukanya di hadapan kami” kesal Ansar atas kejadian itu.

Olehnya, atas apa yang di dapatkan oleh perwakilan HMI Cabang Manakarra, Anshar mendesak Kapolda Sulbar kiranya, mengevaluasi dan mencopot keduanya.

“Kami ingin sikap tegas Kapolda Sulbar segera copot Dirnarkoba dan Karo SDM Poldas Sulbar dari jabatannya, sebab tak layak menduduki jabatan itu, dikarenaan yang bersangkutan tidak memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat” pinta Anshar

Ia menambahkan bahwa keinginan menemui Karo SDM Polda Sulbar, karena ingin mencroscek isu yang berkembang diluar, kalua penerimaan Polisi, dipatok uang setoran hingga ratusan juta.

“Jadi diluar itu, santer berkembang soal isu setoran hingga ratusan juta satu calon anggota Polri, nah ini kami mau kroscek datanya, tapi Karo SDM justru tidak terima kami” beber Ansar.

Upaya konfirmasi ke Polda Sulbar, belum membuahkan hasil, hingga berita ini naik tayang. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat