Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Tanah Bergerak, di Pololereng Satu Rumah Warga Tak Bisa Dihuni

Rumah Ni Komang Suci, yang mengalami kerusakan akibat retak dimana mana, disebabkan oleh tanah bergerak pada lokasi tempat rumah itu berdiri. (Dok Dinas Sosial Mamuju Tengah)

 

Mateng, Katinting.com – Kamis malam kemarin (02/09), tepatnya di Dusun Buana Sakti, Desa Pololereng, Kecamatan Pangale, satu unit rumah tinggal, harus ditinggalkan oleh penghuninya malam itu juga.

Ditengah guyuran hujan deras mengguyur wilayah Dusun Buana Sakti, Ni Komang Suci, harus memboyong kedua orang cucunya keluar dari rumah yang dihuninya sudah sejak lama, karena jika tetap berada dalam rumah itu, kuawatir nyawa diri dan cucunya terancam akan ambruknya rumah mereka.

Ni Komang Suci, harus keluar dari rumahnya, diawal malam, di tengah hujan deras, karena tiba tiba tanah tempat rumah mereka bergerak membuat semua prabotan dalam rumah mereka ambruk kelantai, tidak terkecuali sebagian dinding dari rumahnya.

Sehingga ditengah hujan malam kemarin, Ia memutuskan meninggalkan rumah mereka berserta kedua orang cucunya, menumpang tinggal dirumah kerabatnya di dusun yang sama.

Saat dihubungi, Jumat (03/09), Kepala Dusun Buana Sakti, Muhammad Husain, mengemukakan bahwa saat ini, keluarga yang rumahnya ambruk sebagian karena tanah bergerak, sedang diungsikan di rumah kerabatnya, masih di dusan yang sama.

“Karena rumah mereka, tak bisa lagi di huni, dan tak aman, makanya di pastikan kami minta di mengungsi di kerabatnya sementara waktu” ungkap Husain.

Ia menuturkan bahwa kejadiannya tidak terduga, karena saat hujan deras, tiba tiba rumah ibu Ni Komang yang besarnya 6 x 7 meter ini tanahnya bergerak, dan saat yang sama, muncul retakan, dan beberapa barang dalam rumah terjatuh kelantai.

“Sehingga penghuni rumah dalam kondisi hujan, segera keluar dari rumahnya, dan meminta tolong ketetangga terdekatnya, dan setelah merasa aman di rumah tetangganya, tetangga kemudian melaporkan ke kami malam tadi yang dialami oleh ibu Ni Komang Suci” tutur Husain.

Ia juga menambahkan kalau korban yang rumahnya bergerak, sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah, melalui Dinas Sosial Mamuju Tengah, memberikan paket kebutuhan pokok, kelengkapan dapur.

“Jadi korban juga sudah tertangani oleh pemerintah, karena beberapa bantuan sudah diantarkan ke korban oleh Dinas Sosial Mamuju Tengah, siang tadi” pungkas Husain.

(Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat