
Pasangkayu, Katinting.com – Pelabuhan Kargo Tanasa akan segera difungsikan. Rencananya akan dilakukan bulan depan seperti yang disampaikan pihak dinas perhubungan Mamuju Utara.
Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Perhubungan Laut Dan Udara Dinas Perhubungan Matra, Muhammad Abduh saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (22/03) kemarin.
“Akan dibangun pos jaga untuk mengawasi kegiatan illegal sewaktu-waktu bisa terjadi, ini untuk mengantisipasi masuknya barang selundupan dari luar. Ini merupakan langkah awal untuk melakukan aktivitas di pelabuhan ini,” kata Abduh.
Selain berfungsi sebagai pelabuhan kargo, pelabuhan ini juga nantinya akan berfungsi sebagai pelabuhan penyeberangan antar pulau (pelabuhan fery, red) yang menghubungkan Pasangkayu dan Balikpapan.
Beberapa waktu lalu tambah Abduh, pelabuhan ini sempat digunakan untuk bongkar muat cangkang sawit tanpa sepengetahuan pihak Dishub Mamuju Utara. Namun itu kegiatan itu tidak resmi, sehingga memunculkan polemik.
Kasamuddin saat itu selaku Kadis Perhubungan Matra menyayangkan adanya kegiatan bongkar muat di pelabuhan itu tanpa komfirmasi ke pihaknya terlebih dahulu.
Namun syahbandar yang merasa punya otoritas tetap kekeh bahwa apa yang dilakukan saat itu sudah sesuai prosedur, juga menampik semua tudingan terhadap tindakannya yang dianggap tidak memenuhi ketentuan.
Pelabuhan yang berada di Desa Pangiang tesebut memang sejak lama selesai dibangun. Tapi kondisi bangunan yang belum dicat ini, sangat memprihatinkan sebab jauh dari kata harapan.
Bagaimana tidak, beberapa bangunan terlihat hancur, dan sebagiannya terlilit dan tertutupi rerumpatan seperti tidak terurus. Tambah lagi kaca jendela banyak pecah dan juga lampu penerang jalan banyak yang dihilang.
Sehingga semua berharap pelabuhan ini dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. Sebab, bila tidak maka proyek yang menggunakan anggaran APBN tahun 2008 bernilai puluhan miliar rupiah tersebut akan terasa mubazir. (Arham Bustaman)







