
Mamuju, Katinting.com – Jalan rusak di pusat Kota Kabupaten Mamuju yang mengakibatkan drainase tertimbun membuat masyarakat setempat gotong royong memperbaiki jalan.
Jalan rusak tersebut tepatnya di jalan Pengayoman, Kelurahan Rimuku, Mamuju. Masyarakat setempat secara swadaya gotong royong memperbaiki jalan.
Lurah Rimuku, Sunardi menuturkan, perbaikan jalan yang membuat drainase tertimbun tersebut dilakukan karena adanya permintaan dari masyarakat setempat.
“Tertimbunnya drainase di jalan Pengayoman Mamuju Sulbar membuat genangan air di ruas jalan tersebut,”kata Sunardi, Jumat (11/9).
Sunardi mengungkapkan, adanya genangan air di ruas jalan pengayoman tepatnya di dekat Rumah Jabatan (Rujab) Sekretaris Daerah (Sekda) Mamuju membuat masyarakat setempat berinisiatif melakukan perbaikan.
“Masyarakat meminta kepada saya untuk bersama-sama melakukan perbaikan drainase yang tertimbun,” ungkapnya.
Sunardi juga mengungkapkan, biaya perbaikan jalan rusak yang membuat drainase tertimbun sebanyak tiga kali dalam beberapa tahun terakhir tersebut bersumber dari swadaya masyarakat setempat.
“Biaya yang digunakan dalam perbaikan jalan rusak ini diperoleh dari masyarakat setempat yang berinisiatif untuk melakukan perbaikan,” sebutnya.
Sunardi berharap, kedepannya dinas terkait lebih memperhatikan dan melakukan peninjauan terhadap kondisi pusat Kabupaten Mamuju.
“Kalau Dinas Pekerjaan Umum (PU) Perumahan dan Pemukiman (Perkim) turun, genangan air di ruas jalan pasti tidak terjadi lagi,” ucapnya.
Lanjut Sunardi menjelaskan bahwa untuk perbaikan jalan tersebut, pihaknya sudah masukkan ke Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kecamatan untuk di usulkan ke Kabupaten.
“Namun karena virus Corona, sehingga anggarannya dialihkan,” tutup Sunardi.
(*/Zul)






