Mamuju, Katinting.com – Tim Evaluasi Pelayanan Publik Biro Organisasi Setda Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar evaluasi kinerja perdana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulbar, Selasa (23/09). Kegiatan ini menjadi tahap awal penilaian sebelum evaluasi final oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Evaluasi ini merupakan langkah konkret untuk mendukung misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi masyarakat.
Baca juga; RSUD Sulbar Ikuti Khidmat Upacara HUT ke-21 Sulbar, Perkuat Komitmen Layanan Kesehatan
Dalam pertemuan di ruang kerja direktur, tim yang dipimpin oleh Kepala Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik, Subuki, diterima langsung oleh Direktur RSUD Sulbar, dr. Marintani Erna Dochri. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kabag Tata Usaha Muzdalipah beserta sejumlah staf UPTD RSUD Sulbar.
Di hadapan tim evaluasi, dr. Marintani menyampaikan sejumlah poin penting terkait kesiapan layanan rumah sakit. Ia mengakui masih adanya kendala dan proses perbaikan sarana prasarana. “Saat ini kami masih dalam proses perbaikan beberapa sarana prasarana, termasuk informasi layanan kegiatan di RSUD,” jelasnya. Pernyataan ini menyiratkan bahwa rumah sakit masih berada dalam tahap penyiapan menuju standar pelayanan yang optimal.
Subuki, yang bertindak sebagai koordinator tim, menegaskan bahwa evaluasi ini bersifat awal. “Evaluasi kinerja pelayanan publik yang kami lakukan hari ini adalah tahap awal. Evaluasi final akan langsung dilakukan oleh Tim Kementerian PANRB pada Oktober atau November mendatang,” ungkap Subuki.
Ia menambahkan, tujuan evaluasi ini adalah untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal ini diwujudkan dengan memastikan ketersediaan informasi standar pelayanan, meningkatkan kinerja penyelenggara layanan untuk mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dan akhirnya mendongkrak Indeks Pelayanan Publik (IPP) Sulbar.
Evaluasi ini menjadi penanda bagi RSUD Sulbar untuk segera membenahi segala kekurangan sebelum inspeksi dari pusat. Pengakuan pihak rumah sakit mengenai sarana prasarana dan informasi layanan yang masih dalam perbaikan patut menjadi perhatian. Efektivitas evaluasi ini akan terlihat dari sejauh mana temuan-temuan awal Tim Setda dapat ditindaklanjuti dengan perbaikan nyata sebelum kedatangan Tim Kementerian PANRB. (*/Fhatur Anjasmara)






