Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

SIREKANAN GEDUNG, Terobosan Digital PUPR Sulbar Pangkas Birokrasi Lambat

Mamuju, Katinting.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) secara resmi meluncurkan inovasi digital “SIREKANAN GEDUNG”. Peluncuran dilakukan dalam Seminar Aksi Perubahan di Mamuju, Selasa (XX/XX/2024). Aplikasi ini dirancang untuk mempercepat dan menyederhanakan proses rekomendasi Analisis Kebutuhan Biaya Bangunan Gedung Negara yang selama ini kerap dikeluhkan karena lamban dan berbelit-belit.

Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan, ST., MM, menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar alat bantu administratif, melainkan sebuah lompatan dalam tata kelola aset pemerintah.

“SIREKANAN GEDUNG adalah jawaban atas tantangan birokrasi yang selama ini lamban. Aplikasi ini akan mempercepat perencanaan, memudahkan evaluasi, dan menghasilkan data yang lebih presisi,” tegas Surya dalam sambutannya. “Ini sejalan dengan visi misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan.”

Baca juga; Sosialisasi Perda Bantuan Hukum, PUPR Sulbar Dorong ASN Tanggap Regulasi dan Perlindungan Hukum

Habibi Akbar, S.AP., ST., selaku inovator aplikasi, memaparkan bahwa SIREKANAN GEDUNG menjawab kebutuhan nyata di lapangan. “Proses manual yang memakan waktu lama kini bisa dipangkas secara signifikan. Hasilnya lebih cepat, transparan, dan terukur. Kami berharap ini menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung efisiensi pembangunan,” jelas Habibi.

Inovasi ini juga selaras dengan kerangka regulasi nasional, khususnya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan PP Nomor 16 Tahun 2021, yang menekankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi. Kehadiran SIREKANAN GEDUNG merupakan implementasi nyata dari mandat tersebut di tingkat daerah, sekaligus wujud komitmen terhadap tren digitalisasi layanan publik melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Seminar tersebut menghadirkan Drs. H. M. Natsir, MM sebagai penguji, Sakka Lalong Tangdilintin, ST., M.MP sebagai mentor, dan Jumail, S.Pd., M.Si sebagai coach. Turut hadir jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) PUPR Sulbar yang terlibat dalam pengembangan inovasi.

Surya menambahkan, pihaknya tidak akan berhenti pada satu inovasi. Melalui berbagai forum pengembangan kapasitas, Dinas PUPR Sulbar berkomitmen untuk terus melahirkan terobosan baru guna memperkuat sektor konstruksi dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Barat.

Dengan SIREKANAN GEDUNG, Sulbar menegaskan posisinya sebagai daerah yang adaptif, memadukan regulasi nasional dengan solusi lokal untuk menciptakan tata kelola bangunan gedung yang efektif, efisien, dan sesuai dengan tuntutan era digital. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat