Katinting.com, Bontang – DPRD Kota Bontang dalam rapat paripurna ke-17 masa sidang II DPRD Bontang, menyampaikan rekomendasi atas terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2024, Selasa (22/4/2025), di Kantor DPRD Kota Bontang.
Salah satu rekomendasi dari 24 yang layangkan, dewan mendorong legislative merealisasikan pembangunan kantor baru bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang.
Menurut anggota DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib, salah dua yang paling mendesak adalah penyediaan gedung kantor baru yang lebih representative dan peningkatan insentif.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman menyebutkan, kondisi kantor yang saat ini digunakan di Jalan Ir Juanda, tepatnya samping STITEK, dinilai tak layak menunjang operasional.
Keterbatasan ruang, tidak adanya gudang penyimpanan alat penyelamatan, hingga minimnya lahan parkir untuk kendaraan operasional menjadi hambatan dalam penanganan bencana secara cepat dan efisien.
“Setiap kali ada rapat atau pembahasan, kami selalu mengusulkan hal ini. Ruangan sekarang tidak bisa menampung kebutuhan logistik dan kendaraan,” jelas Usman, Kamis (24/4/2025).
Ia menambahkan, idealnya BPBD memiliki fasilitas dengan ruang strategis untuk penyimpanan logistik kebencanaan, serta halaman luas untuk truk tangki air, mobil operasional, dan peralatan darurat lainnya.
Usman pun berharap, rekomendasi dari DPRD ini bisa segera direalisasikan, karena hal ini sudah diperjuangkan sejak lama dan memang dibutuhkan.
“Harapan kami tentu kantor baru ini bisa benar-benar direalisasikan, karena bisa diliat saat masuk ke kantor kami dan sesaknya ruangan akibat peralatan yang menumpuk,” tandasnya.






