Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Polres Pasangkayu Tempuh Beragam Cara Sukseskan Vaksinasi  

Gerai vaksinasi di Mapolres Pasangkayu melayani warga tiap hari
Gerai vaksinasi di Mapolres Pasangkayu melayani warga tiap hari

Pasangkayu, Katinting.com – Sebagai upaya menggalang percepatan program vaksinasi di daerah Pasangkayu, Sulawesi Barat, Polres Pasangkayu dan jajaran menempuh beragam cara agar seluruh warga mendapatkan vaksinasi.

Tak tanggung, selain melaksanakan vaksinasi di Gerai Vaksin Mapolres Pasangkayu juga terus melakukan program gerebek desa, door to door (pintu ke pintu), drive thru (pemberhentian kendaraan tanpa turun penumpang) mendatangi sekolah-sekolah.

Gerai Vaksin merupakan tempat vaksinasi yang hampir setiap hari mengadakan vaksinasi. Sedang Gerebek Desa adalah program yang gagasan Kapolda Sulbar yang diterapkan tiap polres jajaran.

Kemudian door to door (pintu ke pintu), yanng mana petugas mendatangi rumah warga dari satu ke rumah lainnya. Lalu ada drive thru. Pengendara tak perlu lagi turun dari kendaraan saat divaksin. Serta mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan vaksinasi bagi siswa yang sudah memenuhi syarat untuk divaksin.

Tentu tak hanya itu, sebab Polres Pasangkayu juga menjalin kerjasama dengan puskesmas melakukan vaksinasi bagi karyawan di perkebunan sawit.

Semua itu tujuan sama, yakni mempernudah masyarakat mendapatkan vaksin dan mencegah kerumunan. Itupun merupakan suatu langkah membantu pemerintah merampungkan vaksinasi secara nasional.

Kapolres Pasangkayu, AKBP. Didik Subiyakto hampir setiap kesempatan menyampaikan bahwa salah satu tujuan vaksinasi ialah menjaga herd immunity (kekebalan kelompok) agar virus yang melanda secara global ini segera berlalu.

Vaksinasi memang tidak mambuat orang 100 persen aman dari serangan Covid-19. Namun dengan divaksin, tingkat kekebalan tubuh akan meningkat dan keparahan penderita Covid-19 akan jauh lebih rendah dibandingkan tidak divaksin.

Hingga penghujung akhir tahun 2021, Polres Pasangkayu menargetkan berkisar 80 persen warga di daerah ini sudah mendapatkan vaksin dosis satu dan dua.

Belum lama ini, Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Drs. Eko Budi Sampurno bersama jajaran melakukan kunjungan kerja (kunker) hanya untuk memantau vaksinasi Covid-19 di kabupaten Pasangkayu.

Sementara ini, jumlah dosis vaksin yang sudah disuntikkan terhadap warga yaitu 72.543 untuk dosis satu, 46.611 untuk dosis dua dan 522 untuk dosis tiga bagi tenaga kesehatan dari total sasaran 145.341 warga.

Program vaksinasi yang digalakkan pemerintah diakui memberi dampak signifikan dalam mecegah kasus baru. Dan itu terbukti seperti di wilayah Pasangkayu. Saat ini tercatat cuma satu kasus warga sedang dirawat di rumah sakit luar daerah. Angka itu diperoleh dari Dinas Kesehatan Pasangkayu.

Bahkan, sebelumnya daerah yang berada di ujung Sulawesi Barat ini pernah berhasil menekan hingga nol kasus beberapa waktu lalu. Itu tak lepas dari kerja Satgas dan kehadiran TNI/Polri.

Antusiasme warga datang ke tampat vaksinasi, juga tak lepas dari sosialisasi yang masif dilakukan oleh petugas dan pemerintah. Selain karena pemahaman dan kesadaran terkait vaksinasi sudah meningkat.

Meskipun vaksinasi gencar di lakukan di mana-mana setiap saat, namun tetap dihimbau agar warga selalu menjaga imun tubuh dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Pun begitu, meski kasus menurun drastis, bagi warga yang melaksanakan hajatan tetap dihimbau menerapkan prokes dan menyiapkan masker bagi tamu undangan.

Dan, daerah ini sejak beberapa waktu lalu sejumlah sekolah sudah mulai aktif melakukan pembelajaran tatap muka antara guru dengan siswa.

Sejak pandemi ini muncul pertama kali pada tahun 2019 lalu dari negara China, di negara-negara belahan dunia lain pun mulai menyebat tak lama berselang. Tak terkecuali Indonesia dan provinsi Sulawesi Barat serta daerah Pasangkayu pada khususnya tak luput dari penyebaran Covid-19 tersebut.

Di Pasangkayu sendiri, pemerintah daerah mulai bergerak cepat melakukan pencegahan dengan berbagai cara. Namun itu seakan sia-sia. Sebab daerah ini tetap jebol. Dan kasus positif pertama tercatat di desa Ako, kecamatan Pasangkayu pada medio Aprli 2020 lalu.

Dengan adanya vaksinasi yang tiap hari dilakukan, semua berharap pandemi ini segera berakhir. Sebab, selama ini sudah membatasi langkah bagi setiap orang melakukan rutinitas yang berdampak buruk bagi perekonomian.

Arham Bustaman

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat