Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Polres Majene Tanggap Penyelamatan Laka Laut KM Mujur Indah

Foto lambung kapal motor Mujur Indah (Foto-Hms Polda Sulbar)

Majene, Katinting.com – Kapolres Majene beserta anggotanya menyikapi dengan cepat kabar tenggelamnya Kapal Motor (KM) Mujur Indah diperairan Majene.

Dalam laporan Humas Polda Sulbar menjelaskan, penyelamatan korban KM Mujur Indah tujuan Tarakan, pada hari minggu (19/03) pukul 13 .00. Bermula informasi yang di dapat Kapolres Majene dari wartawan RCTI bahwa telah terjadi tenggelam sebuah kapal barang di perairan Majene, dengan korban 10 orang yang identitasnya belum diketahui.

Sambung, beritanya bahwa korban tersebut adalah sebagian warga Majene dan informasi terakhir korban di posisi 20 mil dari laut Campalagian Polman, dan posisi terakhir bahwa semua korban selamat tetapi mereka semua menyelamatkan diri di Karamba salah satu warga yang berada di tengah laut dan terputus tambatnya yang mengakibatkan semua korban terhanyut.

Pun Kapolres langsung mengambil langkah menghubungi anggota yang ada di asrama, membagi tugas langsung untuk menyiapkan speedboat yang ada di Polres termasuk perlengkapannya lainnya, serta menghubungi satuan bencana alam dan SAR Kabupaten Majene beserta syahbandar, untuk mencari kapal nelayan tersebut, termasuk melakukan koordinasi dengan Karo Ops dan Dirpolair Polda Sulbar.

Selanjutnya, pada pukul jam 15.30 kami baru bisa mengumpulkan semua yg telah kami hubungi diatas dan langsung merencanakan penyelamatan korban dengan kapal yang kami sewa sambil melakukan komunikasi aktif dengan petugas syahbandar agar mencari kapal yang melintas dilaut ke arah korban karena korban berada diposisi 20 mil dari Campalagian sedangkan dari pelabuhan Majene 45 mil, namun kami dapatkan sebuah kapal yang bernama KM Aditya telah berhasil melakukan evakuasi korban pada saat melintas tak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal KM Mujur Indah dan akhirnya tim evakuasi dari Majene yang terdiri anggota kepolisian, Basarnas dan syahbandar serta dari bencana alam majene yang siap berangkat.

Di informasikan oleh kapten kapal Aditya, kapten Maris melarang untuk berangkat karena korban sudah dievakuasi sebanyak 10 orang dan langsung dibawa ke Samarinda karena dilokasi ombak sangat tinggi, kemudian saya langsung telpon Karoops Polda Sulbar dan menyarankan agar bisa komunikasi dengan Polda Kaltim untuk menyiapkan evakuasi korban dipelabuhan penumpang di Samarinda dikarenakan korban mengalami trauma laka laut.

Setelah berkoordinasi dengan Karoops bahwa Polda Kaltim sudah dihubungi kami langsung menghubungi kembali kapten kapal Aditya bahwa besok Polda Kaltim akan menjemput korban tersebut, dan kami langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolda Sulsel dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada kapten kapal dari kesatuan Polres Majene

Adapun daftar korban diantaranya:

  1. Sultan alamat Bojo sebagai Nahkoda
  2. Aris alamat Lampue sebagai mualim 1
  3. Kamaludin alamat Soreang Majene
  4. Hendra alamat Soreang sebagai Masinis
  5. Jamaludin sebagai juru mudi
  6. Herman alamat Barru sebagai juru mudi
  7. Ardi alamat Soreang sebagai jab olier
  8. Soipia alamat Bojo sebagai olier
  9. Anwar alamat Soreang sebagai koki.

 

Sumber : Humas Polda Sulbar

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat