Mamuju, Katinting.com – Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Prof Zudan Arif Fakrulloh, menerima kunjungan dari Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Danton Ginting Munthe, di Ruang Jabatan Gubernur Sulbar, Selasa, 26 Maret 2024.
Pertemuan tersebut menjadi koordinasi berulang kali antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Dirjen PPKTrans Kemendes PDTT, khususnya terkait penempatan transmigran dari berbagai daerah di Jawa ke Sulawesi Barat.
“Koordinasi ini merupakan yang kesekian kalinya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Dirjen PPKTrans Kemendes PDTT. Kami membahas penempatan transmigran dari Jawa ke Sulawesi Barat,” ungkap Prof Zudan Arif Fakrulloh.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut, mereka juga membahas persiapan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang direncanakan akan diselenggarakan pada Mei 2024 mendatang.
Hal ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengoptimalkan program transmigrasi di Sulawesi Barat.
Prof Zudan Arif Fakrulloh juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan penempatan masyarakat yang terkena dampak program pembangunan bendungan di Budong-Budong.
“Mereka akan ditempatkan di Kabupaten Mamuju Tengah. Ini tentu memerlukan koordinasi yang detail dan mendalam untuk dilakukan pada kesempatan berikutnya,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, Prof Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa prioritas kedepan adalah mempersiapkan lokasi serta fasilitas umum bagi transmigran yang akan didatangkan. Ini mencakup penyiapan lokasi, pelatihan bagi transmigran, hingga persiapan infrastruktur seperti rumah, jalan, puskesmas, dan sekolah terdekat.
“Persiapan yang baik melibatkan aspek kejiwaan, pemikiran, dan infrastruktur yang harus dipersiapkan dengan baik. Harapannya, ini akan membawa dampak positif bagi kehidupan transmigran dan memajukan daerah Sulawesi Barat secara keseluruhan,” tandasnya.
(Advertorial)






