
Mateng, Katinting.com – Agenda pemerintah kabupaten Mamuju Tengah pada tahun 2020 untuk dilaksanakan tahun 2021 ini, adalah penataan kawasan perkotaan, miliaran anggaran sudah di siapkan dalam APBD tahun 2021.
Namun, terkendala Pandemi Covid-19 yang mengharuskan porsi anggaran penataan kawasan perkotaan bergeser dalam rangka penanggulangan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Mamuju Tengah.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Sekertaris Kabupaten Mamuju Tengah, Askary Anwar, menyampaikan bahwa semestinya program penataan kawasan perkotaan sudah sebagian bisa tuntas tahun ini, dengan porsi anggaran yang telah disiapkan dalam APBD.
Akan tetapi Pandemi Covid-19 yang sudah mewabah di Indonesia hampir dua tahun ini, membuat anggaran untuk penataan kawasan perkotaan di Mamuju Tengah, harus masuk dalam pos anggaran penanganan Covid-19 melalui refocusing anggaran.
“Nah ini tentu membuat sejumlah program kami, harus pending, bahkan baru akan direncanakan ulang di Rencana APBD tahun depan, termasuk kemudian anggaran penataan kawasan perkotaan” ungkap Askary.
Karenanya ia berharap di RAPBD tahun 2022 nanti, program usulan penataan kawasan perkotaan yang di usulkan kembali bisa disetujui untuk digunakan dalam penataan kawasan perkotaan.
“Tentu harapannya, adalah, platform anggaran yang kami usul dan masih memasukan rencana penataan kawasan perkotaan, dapat disetujui” tutur Askary.
Selain penataan kawasan perkotaan, di tengah minimnya anggaran yang di kelola tahun depan, Pemkab Mamuju Tengah juga merencanakan pemeliharaan jalan, pada beberapa ruas jalan yang kritis penghubung antar beberapa wilayah di Mamuju Tengah.
“Jadi jalan yang kritis juga kami utamakan, menjadikan satu program yang akan kami laksanakan tahun depan dalam bentuk pemeliharaan, karena untuk peningkatan secara total, tentu kami terkendala anggaran, sehingga kami lakukan pemeliharaan” pungkas Askary.
(Fhatur Anjasmara)






