Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Penanganan Stunting di Mateng, Sudah Lebih Baik

Kegiatan pertemuan tim panelis uji petik penanganan stunting di Prop Sulbar saat di Mamuju Tengah, bersama jajaran Pemkab Mamuju Tengah dan Pemdes Tobadak. (Dok Bappeda Mamuju Tengah)

Mateng, Katinting.com – Tim panelis Penilai Uji Petik Penanggulangan Stunting dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, membawa pulang kabar gembira bagi pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dan masyarakatnya, terkait pengelolaan dan penanganan stunting di Mamuju Tengah.

Kunjungan tim penilai Uji Petik Penanggulangan Stunting dari Pemprov Sulbar, di desa yang menjadi locus refresentasi penanganan stunting di Mamuju Tengah, yakni Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, dipimpin lansung oleh salah seorang anggota penelis Tim Uji Petik Penanganan Stunting, dokter Muhammad Ihwan, dan diterima lansung Sekertaris Kabupaten Mamuju Tengah, Askary Anwar, didamping Kepala Bappeda Mamuju Tengah, Ishaq Yunus, Kadinkes Kesehatan Mamuju Tengah, Setyo Bero dan Kepala Desa Tobadak, Ashar Djamal.

Saat dihubungi, Senin (24/05) salah seorang anggota tim yang juga Kepala Bidang Kesehatan pada Dinas Kesehatan Sulbar, dokter Muhammad Ihwan menyampaikan bahwa desa yang dikunjungi oleh tim uji petik penanganan stunting pekan lalu, adalah salah satu desa yang menjadi locus dari refresentasi keseluruhan desa di Mamuju Tengah, dalam penanganan stunting.

Ia menuturkan dari gambaran lansung yang didapatkan oleh tim dilapangan, serta penjelasan tambahan dari Sekertaris Kabupaten Mamuju Tengah, disimpulkan bahwa komitmen Kabupaten Mamuju Tengah untuk menyelesaikan persoalan stunting dengan melaksanakan Aksi Konvergensi sudah cukup bagus.

“Meski demikian tentu masih ada beberapa inovasi Kabupaten Mateng yang kami masih perlu dalami lagi, namun terkait manajemen data sudah cukup bagus, cakupan ePPGM sudah mencapai 80%. Yang jelas untuk intervensinya mereka sudah mulai secara real dilapangan. di Desa Tobadak ini, semangat Kades dengan perangkatnya serta masyarakat sangat antusias dengan program penanganan Stunting, tentu ini menggembirakan,” tutur Ihwan.

Ia menambahkan dengan capaian penilaian yang dicapai Pemkab Mamuju Tengah, saat ini, tentu akan memberikan pengaruh yang positif bagi daerah yang baru dimekarkan kurang dari 10 tahun lalu, terhadap rangking posisi Mamuju Tengah dalam penanganan stunting.

“Jadi tentu akan berpengaruh sekali, makanya kami harapkan ini bisa dipertahankan” pungkas Ihwan.

(Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat