Mamuju, Katinting.com – BKD Provinsi Sulawesi Barat memperkuat penerapan sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah konkret diwujudkan melalui fasilitasi Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana menggunakan metode psikotes yang digelar pada Selasa (16/12) di Laboratorium Komputer SMK Negeri 1 Rangas.
BACA JUGA: Rapat Komite Beasiswa: BKD Sulbar Pastikan Penetapan Penerima Transparan dan Akuntabel
Kegiatan yang menyasar ASN pada jabatan pelaksana di lingkungan Pemprov Sulbar ini bertujuan memperoleh data objektif untuk pemetaan potensi dan kompetensi. Data ini menjadi fondasi penting dalam penerapan manajemen talenta ASN yang lebih terarah dan berbasis kinerja.
Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKD Sulbar, Rini Lukita Sari, menyatakan bahwa psikotes merupakan instrumen strategis untuk mendukung kebijakan pengelolaan ASN yang profesional.
“Hasil penilaian ini memberikan gambaran objektif untuk menyusun talent pool dan merencanakanpengembangan karier ASN secara tepat,” jelas Rini.
Sementara itu, Kepala BKD Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan komitmen Pemprov Sulbar dibawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga, dalam membangun tata kelola ASN yang akuntabel dan berkelanjutan.
“Dengan data kompetensi yang akurat, penempatan dan pengembangan ASN dapat selaras dengan potensi masing-masing. Ini kunci untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing,” ungkap Herdin Ismail.
Upaya ini sejalan dengan misi Pemprov Sulbar untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik serta mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Melalui penilaian kompetensi yang rutin dan berbasis alat ukur yang valid, BKD Sulbar bertekad menciptakan ekosistem ASN yang didorong oleh kompetensi, kinerja, dan integritas. (*/AR)






