Tim Ombudsman RI Sulbar saat menggelar rapat tindak lanjut aduan masyarakat. (Hms)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Menindaklanjuti sejumlah aduan masyarakat, tim Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat untuk penyelesaian sejumlah kasus maladministrasi yang diterima dalam pekan ini.

Pekan ini tercatat ada 8 kasus yang sedang dalam proses penyelesaian diantaranya terkait penghentian proses Pilkades d Desa Gandang Dewata dan Desa Timoro, Kabupaten Mamasa oleh wakil Bupati Mamasa, kemudian melakukan monitoring laporan terkait BPJS di Kabupaten Majene, sementara sejumlah kasus lainnya menurut tim Ombudsman Sulbar belum bisa dibeberkan karena masih menjadi mistery shopping.

Kata Azhary Fardiansyah, SH selaku Kepala keasistenan pemeriksaan laporan Ombudsman RI Sulbar, selebihnya kami tdk bisa sampaikan lebih detail karena menggunakan metode investigasi tertutup, nanti hasilnya akan disampaikan sepulang dari kegiatan investigasi.

Kasus yang ditangani pun bentuknya variatif dan lokasinya berbeda-beda Kabupaten. Sehingga menurut Ombudsman melakukan melakukan pemetaan lebih mendalam. Hal itu dilakukan karena keterbatasan personil termasuk anggaran.

Lanjut Azhary Fardiansyah SH., mengatakan, koordinasi ini penting untuk melakukan gelar laporan dengan semua tim untuk melakukan pemetaan. Karena setiap pengaduan butuh penangangan yang berbeda-beda, tidak semua harus melalui mekanisme investigasi lapangan.

Menurut Azhary tindakan Maladministrasi yang berdampak sistemik harus di prioritaskan, misalnya pengaduan soal Pilkades Desa Gandang Dewata dan Desa Timoro Kabupaten Mamasa yang mendadak dihentikan dengan himbauan Wakil Bupati Kabupaten Mamasa.

“Karena jarak dan keterbatasan anggaran sehingga setiap proses tindaklanjut yang kami lakukan harus efektif dan efisien, agar penyelesaian pengaduan juga berkualitas kami selalu  lakukan pemetaan melalui gelar laporan,” jelas Azhary.

Dari hasil rapat diatas telah disimpulkan beberapa laporan yang akan ditindaklanjuti dalam mekanisme investigasi lapangan atau pemeriksaan lapangan, “Yang jelas dalam waktu dekat ini kita akan agendakan turun ke lapangan baik yang ada di dalam kota maupun luar kota untuk menangani beberapa laporan masyarakat”.

Ia juga menambahkan Seiring semakin dikenalnya Ombudsman ditengah masyarakat jumlah pengaduan juga terus mengalami peningkatan, semoga kedepan kondisi ditunjang dengan penambahan  SDM khususnya Asisten termasuk peningkatan volume angaran untuk kantor Perwakilan. Tutup Azhary.

(Hms/Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here