Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Merawat Keberagaman Lewat Gerbong Forkompak

Ratusan undangan dari berbagai latar belakang suku dan etnik yang ada di Mamuju Tengah, saat menghadiri pembentukan Forkompak Mamuju Tengah, di Gedung Utama Benteng Kayumangiwang Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, Kamis, 02 Februari 2023. (dok Fhatur Anjasmara)

 

Mamuju Tengah, Katinting.com – Mamuju Tengah yang di bentuk berdasarkan UU No. 4 Tahun 2013, menjadi daerah otonom baru, di atasnya dihuni oleh beragam sub etnik yang tersebar dari Karossa sampai Pangale, dari Sejati sampai Pulau Kambunong, tentu dengan keberagaman ini, mesti memiliki pola khusus dalam merawat keberagaman etnis di daerah bergelar Bumi Lalla Tassisara.

Untuk itu, Kamis (02/02) bertempat gedung utama Benteng Kayumangiwang Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, hadir ratusan entitas masyarakat dari berbagai latar belakang etnik, dalam pembentukan Forum Komunikasi Pemersatu Masyarakat antar Kelompok (Forkompak, tidak kurang dari 37 menjadi utusan dalam kegiatan itu.

Tepat pukul 09.30, Wakil Bupati Mamuju Tengah H Muh Amin Jasa, memasuki ruangan pertemuan, dan sudah tampak hadir Kapolres Mamuju Tengah AKBP Amri Yudhi, Ketua DPRD Mamuju Tengah Arsal Aras dan Sekda Mamuju Tengah Askary Anwar, sehingga setibanya Wakil Bupati yang diagendakan panitian membuka kegiatan, maka MC kegiatan, segera memulai acara.

Sejumlah pemuka keagamaan juga nampak hadir dalam kegiatan yang di gagas sejak Juli 2022 lalu, baru kemudian dapat dilaksanakan pertemuan akbarnya, menuju pembentukan Forkompak Mamuju Tengah, awal Februari 2022. Terlihat undangan yang hadir dari pemuka agama Budha, Hindu, Nasrani, Islam, serta penganut keyakinan.

Sementara perwakilan suku yang hadir mulai dari entitas suku di NTT, Sumatera, Jawa, Makassar, Mandar, Papua, dan lain lain terlihat hadir, mewakili etnik suku mereka, sebagai bentuk apresiasi atas kegiatan ini, dalam rangka merawat keberagaman yang tumbuh subur di Mamuju Tengah.

Dari opening statemen panitia pelaksana, oleh Ilyas, menuturkan bahwa kegiatan yang diselenggarakan Kamis pagi tadi, merupakan kegiatan yang sudah di rencanakan sejak tahun 2022 lalu, dalam rangka mengjaga silaturrahmi antar suku dan etnik yang ada di Mamuju Tengah.

“Akan tetapi baru kemudian clear dan kami matangkan, setelah mendapatkan respon dari Sekertaris Kabupaten Mamuju Tengah, dengan menjelaskan arah dan kebijakan forum yang akan kita bentuk ini ke depan, dan hari ini, kita bersama di sini, memulai menatap masa depan yang lebih baik bagi Bumi Lalla Tassisara ini” beber Ilyas.

Terpisah Sekertaris Daerah Mamuju Tengah Askary Anwar, yang ditemui di sela sela kegiatannya rapat zoom, mengemukakan forum ini diinisiasi oleh rekan rekan dari yang ingin membentuk forum, dan tentu pemerintah memiliki kewajiban untuk memfasilitasi.

“Tentu ini dalam rangka membangun komunikasi dan silaturrahmi antar kelompok kerukunan yang ada di Mamuju Tengah” ungkap Askary.

Ia menuturkan, terbentuknya forum ini, menjadi bagian dari keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah dalam keterlibatan seluruh stakeholder atau seluruh lapisan masyarakat pada penyelenggaraan pemerintahan itu lebih banyak.

“Dan inilah pola pola kolaborasi yang kita bangun, kolaborasi itu, tidak hanya, sinergi antara pemerintah dengan pemerintah, tapi kami berharap partisipasi masyarakat, atau peran masyarakat itu lebih besar terhadap kegiatan pembangunan” tutur Askary.

Karenanya, Ia berharao forum ini menjadi sarana yang digunakan membangun komunikasi, delik konflik maupun potensi konflik yang terjadi di Mamuju Tengah akhir akhir ini.

“Termasuk penanganan kasus pertanahan dan konflik sosial yang bisa saja muncul setiap saat, seluruh yang terlibat dalam forum ini nantinya, bisa menjadi sarana komunikasi dan ruang masyarakat kepada pemerintah, dan pemerintah akan mengimplementasikan aspirasi tersebut” harap Askary.

Ia juga menyampaikan bahwa Forkompak ini, dibentuk semata mata untuk kepentingan bersama bagi masyarakat Mamuju Tengah, karenanya sudah menekankan, bahwa kiranya Forkompak ini, harus bersih dari kepentingan politik, oleh siapapun.

“Yang jelas saya tegas sudah menyampaikan, hilangkan kepentingan kelompok dan politik, jalankan misi dan visi forum ini, agar bisa maksimal dan optimal” pungkas Askary. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat