Mamuju, Katinting.com – Komite Pemilihan (KP) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Barat mengumumkan dua nama bakal calon Ketua Umum Asprov PSSI Sulbar periode 2025–2029 yang lolos verifikasi administrasi awal. Kedua kandidat tersebut akan melanjutkan perjalanan menuju Kongres Pemilihan yang dijadwalkan pada 20 Desember 2025.
BACA JUGA: Peserta Kongres PSSI Sulbar Soroti 3 Kejanggalan: Statuta Mendadak hingga Penetapan KP dan KBP
Pengumuman disampaikan dalam konferensi pers di Mamuju, Rabu (10/12), oleh Ketua KP PSSI Sulbar, Herlin, didampingi Wakil Ketua Ruslan. Herlin menegaskan proses verifikasi sejak 5 Desember telah berjalan sesuai mekanisme dan aturan organisasi.
“Semua tahapan telah kami lakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Hari ini kami menyampaikan perkembangan terbaru terkait Kongres atau pemilihan Ketua Umum PSSI Sulawesi Barat,” ujar Herlin.
Berdasarkan Surat Komite Pemilihan Nomor: 05/KP-PSSI/Sulbar/12/2025, berikut dua bakal calon yang memenuhi persyaratan administrasi sementara:
- H. Agus Ambo Djiwa (petahana), diusulkan oleh 7 anggota Asprov PSSI Sulbar.
- Febrianto Wijaya, diusulkan oleh 10 anggota Asprov PSSI Sulbar.
KP mencatat adanya satu rekomendasi yang diberikan kepada kedua calon. Untuk mengklarifikasi keabsahan dukungan ganda ini, Komite telah mengirim surat kepada pihak pengusul.
“Hasil penjaringan sudah kami sampaikan ke seluruh anggota Asprov PSSI Sulbar. Semua proses kami jalankan secara objektif dan transparan,” lanjut Herlin.
KP PSSI Sulbar kini memasuki fase masa sanggah dan tanggapan resmi pada 10–11 Desember 2025, di mana anggota atau pihak berkepentingan dapat menyampaikan keberatan. Selanjutnya, proses akan berlanjut dengan:
- 12–15 Desember 2025: Masa pengajuan banding.
- 16–17 Desember 2025: Pemeriksaan dan putusan banding.
- 18 Desember 2025: Pengumuman final calon Ketua Asprov PSSI Sulbar.
Hanya calon yang ditetapkan final pada 18 Desember yang berhak mengikuti Kongres Pemilihan.
Herlin menegaskan KP memastikan setiap tahapan berjalan terbuka dan dapat dipantau. Komunikasi intensif juga terus dibangun dengan liaison officer (LO) masing-masing bakal calon.
“Pokoknya kami akan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh LO. Semua bakal calon memiliki kesempatan yang sama,” ujarnya.
Untuk mematangkan pelaksanaan Kongres, KP telah berkoordinasi dengan Sekretaris PSSI Provinsi, Jupri, terkait kesiapan administrasi, tata tertib, dan teknis pemungutan suara.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan transparan. Dan kami memastikan KP tetap on the track di mana pemilihan nantinya akan digelar tepat pada 20 Desember 2025,” tegas Herlin. (Rfa/Anhar)






