Mamuju, Katinting.com – Kabupaten Mamuju membuktikan komitmennya dalam transformasi pendidikan digital dengan terpilih sebagai salah satu dari hanya 9 kabupaten di Indonesia yang menjalankan program unggulan “Ruang Murid” dari Kementerian Pendidikan.
Tiga sekolah dasar di Mamuju yakni SD Inpres Karema, SD Inpres Puncak, dan SD Negeri 1 Mamuju kini menjadi pelopor penerapan sistem pembelajaran micro learning berbasis digital.
Dr. H. Abdul Halim Muharram dari Kemendikdasmen mengungkapkan, “Pemilihan Mamuju didasarkan pada keselarasan visi antara pemerintah pusat dan daerah. Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan mendesak di era pendidikan modern.”
Bupati Sutinah Suhardi menyambut gembira pencapaian ini. “Ini kehormatan besar. Tapi tantangannya justru sekarang: bagaimana memastikan guru-guru kita lebih cepat beradaptasi daripada murid,” ujarnya sambil tersenyum.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru agar tidak tertinggal kemajuan teknologi.
Pada demo penggunaan aplikasi, terlihat antusiasme siswa saat guru memanfaatkan smart board dengan berbagai fitur interaktif. Games edukatif dalam platform ini berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
“Kami akan monitor ketat implementasi ini. Keberhasilan Mamuju hari ini bisa menjadi model bagi daerah lain,” tegas Sutinah menutup wawancara. (Adve)






