Luapan Sungai Tarailu Rendam Jalan Poros dan Pemukiman Warga

AKBP Mohammad Rivai Arvan saat berada di lokasi banjir Sampaga. (Foto Humas Polres Mamuju)

Sampaga, Katinting.com – Curah hujan yang  deras mengakibatkan beberapa daerah terendam banjir di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamuju Tengah.

Seperti yang terjadi pada di Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju, banjir setinggi setengah meter mengakibatkan jalan poros penghubung antara Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamuju Tengah lumpuh total. Senin (29/4).

Kapolres “Metro” Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan pun langsung bergerak cepat menuju ke Kecamatan Sampaga untuk melakukan evakuasi warga dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna menangani bencana banjir tersebut.

Dilokasi banjir, AKBP Mohammad Rivai Arvan menuturkan bahwa banjir ini disebabkan adanya luapan air dari sungai Tarailu, ditambah dengan derasnya intensitas hujan yang melanda Kecamatan Sampaga dan sekitarnya sehingga air tak dapat terbendung yang berakibat terendamnya jalan dan rumah warga.

AKBP Mohammad Rivai Arvan juga menjelaskan bahwa sudah mengerahkan personil gabungan dari TNI, POLRI, Basarnas dan Tagana Kabupaten Mamuju untuk melakukan evakuasi warga dan rekayasa lalu lintas agar kendaraan yang akan menuju ke Kabupaten Mamuju atau sebaliknya dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Banjir ini disebabkan luapan air sungai Tarailu yang diperparah dengan tingginya curah hujan yang melanda daerah ini, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan, kami telah mengerahkan personil gabungan dari TNI, POLRI, Tagana dan Basarnas untuk mengevakuasi warga dan melakukan rekayasa lalu lintas di jalan poros yang diterjang banjir,” jelas AKBP Mohammad Rivai Arvan.

Sampai berita ini diturunkan, AKBP Mohammad Rivai Arvan masih memimpin proses evakuasi dan penanganan banjir yang terjadi di Kecamatan Sampaga.

Sumber : Humas Polres Mamuju

Edit : Anhar

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Luapan Sungai Tarailu Rendam Jalan Poros dan Pemukiman Warga"